Ikan Trakulu Bakar

20120106-042654.jpg

Pagi ini hujan lagi, bikin mata sepet (alasan klise hehe), karenanya telat bangun.

Seperti biasa, tukang sayur langganan klakson-klakson depan rumah. Sebagai satu-satunya pelanggan yg sering telat bangun, saya dijadikan pelabuhan terakhir -dermaga kaleee- tutup buku jual menjual sayur & ikan untuk hari itu. Dan karena saya yg selalu didatangin terakhir, jd ya saya seringnya dipaksa-paksa beli ikan-ikannya yg masih tersisa.

Kali ini dia bawa trakulu segede truk tranton (halah lebay), gede dan banyak untuk ukuran orang serumah yg makannya dikit-dikit. Sebenarnya saya gak tahu cara masaknya, mo digoreng…penggorengannya aja gak muat. Jadi marilah googling dulu. Kayaknya dibakar seru nih, tp resep yg banyak beredar pedes-pedes pdhal duo krucil gak tahan pedas. Akhirnya berimprovisasilah saya.

Satu ikan dibumbui garam, jeruk nipis, kunyit & kecap saja. Kemudian dibakar, sedang yg satu dibumbui bawang merah, jahe, kunyit, tomat, cabe, ketumbar yg diblender jd satu dicampur garam dan minyak. Kemudian dibakar.

Sedang cocolannya, resep turun temurun dari papa saya yg jago masak. Isinya, bawang merah & cabe diiris-iris dicampur kecap & jeruk nipis. Tadaaaa…siap disantap. Ternyata langsung ludes, yg bersisa hanya tulang aja, wuih laris manis jg rupanya, yang masak pun jadi senang hati🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: