Rumah Pengasingan Bung Karno

28 06 2018

Setelah puas mengelilingi benteng dibawah terik mentari yang bikin emaknya krucils yang hitam ini tambah legam, kami pun jalan seputaran benteng. Ada daerah pecinan, ada pantai (walau kami tidak ke pantainya), ada juga View Tower yang terlantar dan saat mendekati kantor gubernur yang banyak rusanya, tiba-tiba kami dikagetkan ada orang marah-marah gak jelas. Hiiii…ngeriiii, kabuuurrr. Langsung balik badan, balik ke hotel…haha.

Setelah makan siang dan istirahat di kamar, lalu lanjut jalan kaki ke jalan Soekarno. Jalan Soekarno ini bersebelahan dengan jalan Fatmawati, jika di jl.Fatwamati ada rumah ibu Fatmawati, di jl.Soekarno ada rumah pengasingan Soekarno. Kedua jalan ini sangat dekat dengan hotel kami yang berada di Simpang Lima Ratu Samban. Tiket masuk rumah pengasingan ini cukup murah, detailnya saya lupa lagi, kalau tidak salah sekitar 3rb/orang.

Ketika kami datang sedang penuh dengan turis lokal. Saya senang melihat antusiasme turis lokal, cuma saya miris melihat tingkah kebanyakan dari mereka. Sudah jelas-jelas dibeberapa area ditulis larangan menduduki..eh malah tulisannya disingkirkan, lalu mereka duduk dan berfoto-foto. Belum lagi yang membawa minuman dingin yang ditaruh disembarang tempat seperti dimeja atau tempat tidur, sehingga menyisakan bekas-bekas air ditempat tersebut, atau sumur dibelakang yang jadi tempat mencuci muka dengan harapan jadi awet muda. Well…whateverlah, terserahlah…suka-suka kalian deh mau selfie dimana tapi jangan juga ngerusak properti bersejarah dong ah. Gemes eike liatnya.

Nah back to stroy , krucils saya terutama yang sulung antusiasnya langsung melejit lejit dah kalau urusan dengan Soekarno, Habibie atau tokoh-tokoh besar lainnya. Dia bolak balik nanya, ini apa, itu apa, ayo kesini, ayo kesana, pengen liat ini, pengen liat itu. Dan dia kagum liat koleksi buku bung Karno yang lumayan banyak, tebal dan berbahasa asing. Rupanya Soekarno suka baca juga ya bunda, tuh bukunya sampai rusak-rusak gitu tunjuknya. Yaiyalah bang, kalau mau pintar ya harus banyak baca. “Abang juga banyak baca”,sahutnya lagi (bukunya memang bejibun juga sih seperti Soekarno). Iya, tapi ya jangan cuma komik dong hehehe

Ketika akhirnya rumah pengasingan sepi hingga menyisakan kami bertiga, kami berasa dirumah sendiri…haha. tiba-tiba muncul serombongan besar turis dan seorang guide. Karena masih penasaran tentang rumah ini dan Soekarno, akhirnya krucils nyempil diantara rombongan turis tersebut untuk ikut mendengarkan pernjelasan guide tentang Soekarno. Senang banget mereka mendengarkan guide bercerita, tiap dapat info baru langsung datangin emaknya yang sedang kelelahan sambil ngasih info “bunda, ternyata Soekarno itu bikin rumah juga, atau info-info lainnya.

Begitu sampai hotel, sulung saya langsung buka google…cari informasi tentang Soekarno yang lebih lengkap. Bahkan sampai menjelang tidur malam dia masih asik baca tentang Supersemar. Gak rugi si bunda ngajak krucils jauh-jauh jalan ya. Semoga kalian bisa membawa Indonesia jadi lebih baik ya

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: