Lodaya, Tenggarong

26 05 2018

Selalu ada cerita dibalik sebuah foto. Foto diatas diambil beberapa minggu lalu, beberapa jam setelah sulung saya jatuh di sebuah parit di troatoar untuk pejalan kaki di ibukota propinsi, yang membuat kakinya terluka dan merubah beberapa plan yang awalnya a berganti plan b…disitulah seninya bawa anak-anak kalau jalan. Itu sebabnya sulung saya jadi bercelana pendek seperti terlihat difoto, padahal biasanya anti bercelana pendek. Tapi karena dadakan cari celana ganti di mall dapetnya cuma celana itu. Dan karena insiden itupula yang menyebabkan krucil sakit selama seminggu tepat menjelang ujian akhir…bikin deg-degan emaknya. Alhamdulillah semua pulih sehat sedia kala, ceria kembali.

Walau akibat terjatuh tersebut kakinya terluka dan bengkak, bukan krucil namanya kalau tidak ngajak jalan. Itu sebabnya ketika pulang kami memilih memutar lewat Tenggarong, selain karena isu jembatan Mahakam yang goyang akibat tertabrak ponton juga karena request krucil. Baiklah….yuk kita lewat Tenggarong, sudah lama juga kita gak ke Tenggarong.

Banyak yang berubah di Tenggarong sekarang, jalan banyak satu arah dan lebih banyak tempat yang instagramable. Krucil mengajak ke pulau Kumala namun karena ramai dan penuh dengan anak-anak SD yang sedang perpisahan, jadi kami mencari alternatif lain. Akhirnya tujuan dialihkan ke Lodaya yang sedang booming di Tenggarong. Berkat GPS akhirnya sampai juga di Lodaya (jadi jangan tanya arah ya, karena belok sana sini …sampai lupa arah jalannya….haha). Begitu sampai parkiran, komentar ayah dan krucil, “cuma begini?”. Ya karena di areal parkirnya terlihat gersang dan tidak menarik. Yuk kita masuk dulu aja, baru komentar. Di loket bayar tiket 10rb/dewasa, 5rb/anak, biaya parkir lupa lagi antara 3 ribu atau 5 ribu.

Masuk….ya awalnya memang gersang sih, panas lagi. Tapi semakin ke dalam, semakin teduh karena mulai banyak pepohonan. Bagus menurut saya, instagramable. Krucil suka banget, sampai-sampai mereka mau difoto….amazing banget bagi si bunda yang biasanya tiap mau foto krucil kudu adu argumen dulu setengah jam…haha. Di areal ini terdapat areal permainan (paintball, flying fox, dsb) dan mini zoo….kesukaan krucil banget nih, itu sebabnya mereka betah banget nyeret-nyeret ayah bundanya untuk melihat binatang ini, binatang itu. Tapi berhubung menģejar waktu agar tidak kemalaman diperjalanan, akhirnya krucil kami ajak pulang. Eh bungsu pake drama ngambek segala karena belum puas, mereka mau nyobain paintball. Next time kita kesini lagi…yuk sekarang markipul, mari kita pulang.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: