KidZania, Jakarta

26 07 2015

20150726-112213.jpg

Sudah dari dulu si bunda berniat ngajak krucils ke KidZania ini. Waktu ke Makassar sempat ke KidZania Makassar…eh ternyata sedang tutup perbaikan. Waktu ke Bandung, hanya numpang lewat di Jakarta. Baru kali ini nih yang benar-benar disempatin untuk main sebentar di Jakarta biar krucils agak gaul dikit😀

Kebetulan lagi karena masih dalam suasana libur lebaran dan libur sekolah, Jakarta masih lengang ditambah Sudirman gak jauh-jauh amat dari Gambir jadi masih bisalah bertaxi ria. Niat awal sih naik bis, waktu nanya sama pegawai restoran tempat kami makan eh ternyata lumayan ribet juga naik bis. Katanya gak ada bis umum ke sana, kalau mau naik TransJakarta transit Harmony, baru dari Harmony lanjut ke Sudirman…hmmm, kayaknya naik taxi lebih gampang.

Akhirnya naik taxi lah kami dari Gambir tapi ternyata supir taxinya baru 10 hari jadi supir, dia sama sekali gak tahu dimana itu Pasific Place ataupun KidZania…nanya sama kami, sama mawon pak. Akibatnya bisa ditebak, kami muter-muter deh sampai Semanggi, nanya sama orang lewat sama juga gak tahunya. Ketika akhirnya ngeliat polisi berhenti nanya, baru deh tahu arah yang benar…haha, pengalaman lucu dan sedikit ngeselin. Sesampainya di Pasific Place ini sudah jam 17.00-an sore, naik lantai 6 dan beli tiket. Tiketnya mahal bener ternyata, 250rb/anak dan 200rb/dewasa…hiks sudah terlanjur depan kidZania gak mungkin dibatalkan kalau gak mau krucils ngamuk.

Awalnya saya bingung banget nih cara bermain di KidZania ini, krucils masing-masing dikasih cek 50rb untuk dicairkan di bank katanya…waduh maksudnya opo toh, kok ya bunda gak understand gitu. Masuk, nanya sama petugas…mas, gimana nih katanya untuk nyairin cek? Eh dia malah bingung, loh baru datang ya…tanyanya bingung. Laa saya malah jadi ikutan bingung, memang kenapa kalau baru datang…(si bunda masih belum ngeh). Kemudian dia nunjukin sebuah bank kecil untuk anak-anak mencairkan cek yang dikasih untuk modal bermain katanya (si bunda nambah bingung lagi, memang main perlu modal uang ya? selama ini saya pikir main tuh hanya perlu modal dengkul…hehe).

Di bank mainan yang situasi dan kondisinya dibuat semirip mungkin dengan bank beneran ini hanya anak-anak yang boleh masuk, orang tua hanya boleh liat dari luar. Setelah cek cair, masing-masing krucils saya keluar sambil menggenggam uang mainan senilai 50doz. Setelah itu mereka ngajak ke stand Garuda, mereka pengen jadi pilot katanya. Di stand pilot ini mereka disambut sama pramugari berseragam pramugari Garuda beneran, kemudian gelang mereka di scan, disuruh memakai seragam pilot yang disediakan, masuk ruang kokpit…main deh menerbangkan pesawat, lagi-lagi orang tua gak boleh masuk hanya boleh liat dari luar. Keluar dari situ gelangnya discan lagi, masing-masing dikasih dua buah stiker dan uang 10 doz…

Kemudian mereka bermain jadi pembawa acara laporan cuaca di Metro TV, prosesnya sama juga. Gelang di scan, masuk ruang rias dikasih seragam, berdiri depan kamera yang mengeluarkan text yang harus dibaca…mulai deh jadi pembawa acara. Keluar, gelang di scan lagi, dikasih uang 10 doz lagi. Lalu mereka main di Book Factory, bikin buku sendiri dan dapat uang 10 doz lagi. Lama-lama krucils saya langsung ngerti deh tema permainannya, sayanya masih belum ngeh. Keluar dari Book Factory mereka langsung ngajak saya ke bank lagi untuk menukar uang yang mereka dapat dari gaji setiap permainan dengan kartu ATM. Nah, masuk bank mereka ditanya tuh nama orang tua …ya mirip kalau bikin kartu ATM beneran di bank deh. Keluar dari bank mereka mamerin kartu masing-masing, abang gambar kartun cowok, sedang adeknya bergambur kartun cewek…eh ATMnya beneran mirip lagi dengan ATM yang sebenarnya. Sudah gitu kartu ATM ini bisa narik uang yang sudah mereka simpan di bank sebelumnya…ckckck, canggihnya mainan anak sekarang, gak seperti jaman bundanya dulu paling canggih cuma lompat tali…hehe.

Setelah itu mereka mencoba jadi pembersih gedung tinggi, nah yang ini gajinya cuma 5 doz…uangnya langsung discankan ke dalam kartu ATM yang mereka miliki. Terakhir mereka mencoba jadi teknisi mekanik, gajinya paling besar 20 doz dan dapat sebuah kartu sebagai tanda lulus jadi teknisi tapi kerjanya lama juga sekitar 25 menit. Nah uang-uang yang sudah dikumpulkan hasil kerja ini bisa digunakan untuk naik taxi, naik bis atau kendaraan sejenis yang memang ada di arena KidZania, atau bisa dibelanjakan di supermaket mainan, atau ditukarkan di souvenir shop.

Kata sulung saya niat awalnya sih uang yang sudah dikumpulkannya mau dihabiskan untuk naik taxi keliling kidZania. Tapi karena jam tangan si bunda sudah menunjukkan angka 20.00 WIB, bunda langsung nyuruh krucils berhenti bermain…gak tega juga sebenarnya sedang seru-serunya main disuruh berhenti. Kami harus segera kembali ke Gambir karena loker penitipan koper dan barang kami tutup jam 21.00, belum lagi kami ngejar bis ke bandara (letak hotel kami di bandara, biar esok subuh gak ribet nyari-nyari kendaraan ke bandara lagi…pesawat yang kami beli jam 05.35 subuh artinya minimal standby jam 4-an subuh untuk check in). Baru saya ngeh kenapa orang heran kami baru datang bermain sore hari, harusnya kalau mau puas bermain ya dari pagi sudah standby di KidZania. Pada akhirnya uang yang berhasil dikumpulkan krucils ditukarkan di souvenir shop dengan gantungan kunci.

Di taxi krucils saya minta agar kami jangan pulang dulu esok harinya, masih mau main di KidZania lagi tapi besok mulai dari pagi pinta mereka…hehe. Di bujuk bundanya deh…besok kita pulang dulu, nanti lain kali kalau ke Jakarta lagi kita main ke KidZania ya anak-anak. Sampai di Gambir ambil koper dan barang, buru-buru ke Damri…eh bis bandaranya sudah gak ada, bis terakhir memang jam 20.00 dari Gambir…alternatif lain naik travel ke bandara, tarifnya 50rb/orang. Kalau gini caranya sih ya naik taxi lagi deh, hitung-hitungannya kurang lebih sama kalau berempat sih jadi ya lebih enak naik taxi. Nah karena terpaksa naik taxi, gak perlu buru-buru dong…santai-santai lagi deh di Gambir, krucils ke kamar kecil dulu, makan-makan dulu, beli cemilan dulu, baru deh naik taxi ke bandara.

Sampai di bandara, check in hotel, masuk kamar dan kami semua pun langsung tidur nyenyak…ngantuk berat setelah seharian berkelana. Petualangan kita kali ini seru kata krucils sambil tersenyum manis😀


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: