Dusun Bambu, Lembang

25 07 2015

20150726-074524.jpg

Setelah dari Museum Geologi kami pun ke rumah teman si bunda, biasa ngumpul-ngumpul bareng para sahabat sekalian nyari makan gratisan hehe. Di rumah teman inilah kami sambil kalap makan ikan goreng rembukan mau kemana nih kita habis makan. Setelah bermusyawarah dan mencapai kata mufakat (ceile sudah kayak pelajaran Pancasila aja ..) kami pun ramai-ramai numplek dalam satu mobil ke Dusun Bambu. Konon katanya sih tempatnya bagus, lah kalau saya sih ngikut aja selama gratis sih hehe🙂

Kalau sudah ngumpul sama para sahabat kerjaannya ya gak jauh dari cela-celaan, ngakak, makan, cela-celaan lagi, ngakak lagi, makan lagi. Di mobil atas sponsor om “yang tidak boleh disebut namanya” penuh dengan cemilan, tengkyu ya om. Tiket masuk Dusun Bambu ini 15 rb/orang, di tiap arena permainan harus bayar lagi antara 15-20rb /anak. Dari tempat tiket ada angkot-angkot yang mengangkut tamu yang malas berjalan untuk naik ke atas, ke pusat Dusun Bambu.

Sesampainya kami di Dusun Bambu, nemenin krucils main ini itu yang lumayan menguras energy dan kantong yang memang sedang kering sampai benar-benar kehabisan uang, terpaksalah puasa makan…wkwkwk. Lucu juga jadinya, suhu dingin yang bikin gampang kelaparan eh kami malah puasa makan, duduk dengan tampang nelangsa karena lapar dan capek nungguin anak-anak selesai bermain…haha, kalau dipikir-pikir kok nelongso banget kita yak (colek om-om & tante-tante).

Baru maghrib anak-anak selesai bermain, itu pun dipaksa dulu baru mau diajak pulang…hiks pada gak tahu ya kalian, emak babenya sedang kelaparan. Di Dusun Bambu ini krucils & the geng main sepedaan (laa main sepeda aja kok jauh teuing), main tembakan, memberi makan hewan (kelinci, kambing, kura-kura), main air di sungai buatan, main perahu, dsb. Benar-benar cukup membuat letih emak-emaknya untuk ngejar sana sini.

Puas bermain di Dusun Bambu, kami baru cari makan sekalian cari suntikan dana segar…hehe. Awalnya sahabat-sahabat saya pengen ngajak makan di Punclut tapi apa daya, saya tepar sakit kepala gara-gara terlambat ngisi perut akhirnya makan sedapatnya di jalan aja…maaf ya pren, lain kali kalau kita reunian lagi kita ke Punclut ya. Pulangnya pakai main roller coaster segala di jalan ala Baba yang membuat anak-anak jerit-jeritan. Bagaimanapun jalan-jalan sama sahabat itu seru dan menyenangkan…tengkyu semua…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: