War Remnants Museum, Ho Chi Minh

17 04 2014


Museum ini adalah museum yang memperlihatkan benda-benda peninggalan perang serta dampak dari perang, bangunan besar tiga lantai ini kebanyakan memajang foto-foto perang dan akibatnya. Selain itu ada juga berisi peralatan-peralatan perang seperti tank, helikopter, senapan, basoka, dsb.

Kami datang ke museum ini sekitar jam 12an siang kalau tidak salah, tapi ternyata begitu sampai terdengar suara seperti bel sekolah dan tamu-tamu di mueseum langsung keluar dan pintu gerbang museum langsung ditutup. Katanya sih (katanya supir taxi yang mangkal depan museum ini) semua museum di Ho Chi Minh memang tutup jam 12-an dan dibuka lagi jam 13.30. Sulung saya yang penggemar berat museum langsung kecewa, padahal dari Indonesia dia sudah wanti-wanti bahwa dia ingin ke museum tersebut.

Setelah beristirahat sejenak di hotel, kami kembali ke museum ini sekitar jam 2 an dan museum sudah buka kembali….malahan pengunjungnya full banget dari lantai satu sampai lantai tiga penuh sesak pengunjung, terutama sih bule-bule. Dengan membayar 15.000 Dong /orang tapi kami hanya ditagih 45.000 Dong karena bungsu di gratiskan sama petugas loket, kami pun masuk. Bungsu saya ternyata tidak tahan melihat foto-foto yang dipajang, katanya sih ngeri-ngeri semua…laaa saya aja yang sudah gede gini merinding melihat dampak perang tersebut. Perang itu kan gak ada gunanya, jauh lebih indah dan bermanfaat kalau hidup damai kan….nah inilah tujuan museum ini didirikan, untuk menunjukkan pada generasi selanjutnya bahwa perang tidak bermanfaat.

Pada akhirnya saya hanya menemani bungsu saya saja yang tidak ingin melihat isi museum, kami lebih banyak duduk saja mengamati pengunjung yang berupa turis-turis berbagai kewarganegaraan dan bahasa seliweran di depan kami. Sementara itu sulung saya ditemani si ayah dengan antusiasme tinggi mengamati semua foto dan benda-benda peninggalan perang tersebut dari lantai 1-3…ckckck. Sebenarnya sulung saya minta kami agar ke cu chi tunnel juga, itu tuh lororng-lorong sempit tempat persembunyian tentara-tentara vietnam jaman perang dulu. Tapi kami pikir kemungkinan besar sih bungsu saya menolak masuk dalam lorong-lorong sempit seperti itu, jadi cukuplah museum ini dulu.

Setelah puas memperhatikan isi dalam museum, krucils kemudian asik mengambil foto-foto helikopter, tank, pesawat tempur, dan beberapa senjata yang dipajang di depan museum. Memang tank-tank dan helikopter perang ini yang menarik minat mereka sehingga mengajak kami ke museum ini, seperti foto-foto yang mereka lihat di trip advisor. Kalau enggak di paksa beranjak dari situ, ya betah ngeliatin tank-tank perang tersebut….hehe. Baiklah krucils, kita jalan lagi yuks nyari yang lebih seru….


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: