Berburu Bekantan di Teluk Balikpapan

3 02 2014


Setahun yang lalu tanpa sengaja nemu blog tentang pengalaman traveller yang mengikuti tour menyusuri Teluk Balikpapan yang konon merasakan “the real borneo” itu. Dengan semangat membara nyari info sana-sini tentang tour yang diikuti traveller tersebut akhirnya nemu blog ini http://landing-balikpapanbay.blogspot.com/2012/08/paket-wisata-pendidikan-dan-kunjungan.html

Dan iler saya pun langsung ngeces….mau banget yang paket seharian. Tapi kalau cuma berempat rasanya sayang, kan perahunya muat 9-10 orang. Kayaknya perlu nyari teman jalan nih, selain bisa rame-rame juga yang penting ongkosnya jadi bisa dibagi-bagi (nah itu dia inti utamanya, nyari yang lebih hemat hehe). Setelah menawarkan ke beberapa orang tapi tidak mendapat tanggapan positif, selain itu tahun lalu juga sudah kebanyakan berkelana jadi urusan Teluk Balikpapan inipun terlupakan.

Hingga suatu hari saya bertemu tanpa sengaja dengan teman sesama blogger yang sama-sama punya dua krucils dan sama-sama suka jalan. Proposal pun ditawarkan, dia setuju…yippie akhirnya dapat juga teman jalan😀 Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya dipastikan hari Minggu awal February kami akan berpetualang bareng. Sayangnya saat itu hanya tersedia paket sore hari, yang khusus melihat bekantan tok. Paket-paket yang lain konon katanya full booked hingga 3 minggu kedepan.

Baiklah kita coba paket yang ada aja, menyusuri teluk melihat bekantan. Setelah beberapa hari Whatsapp-an dan SMS-an…hari Minggu pun tiba. Lucunya karena sudah lama banget enggak berkelana, krucils saya sudah gak sabaran pengen berkelana….subuh-subuh sudah pada melek padahal menyusuri teluknya baru sore nanti hehe. Biasanya kalau ayah ke laut pada bete, hari itu seharian malah lupa sama ayah….tiap saat cuma ngomong, kok lama banget sih jalannya bunda…hehehe…

20140203-030557.jpg

Sorenya dijemput mbak Diah (tengkyu mbak, maklum saya supir spesialis jalan datar hehe). Menggunakan kendaraan mbak Diah kami pun mengarah ke Kariangau, di depan komplek Graha Indah dijemput kordinator Balikpapan Bay (mbak Ana) yang mengarahkan kendaraan. Di Mangrove Center mobil parkir…baru ngeh ternyata komplek ini letaknya ditepi hutan mangrove dan ada Mangrove Center yang merupakan program swadaya masyarakat setempat. Hmmm…keren juga…memberdayakan masyarakat setempat untuk menjaga alam yang otomatis juga memberi manfaat bagi masyarakat itu sendiri.

Isi buku tamu, ternyata katanya tamu-tamunya banyak turis mancanegara…rupanya wisata ini lebih ngetop diluar negeri kayaknya dibanding didalam negeri sendiri. Dan kata mbak Ana, kami kecepatan datangnya…harusnya lebih sore lagi, bekantannya lebih banyak lagi yang keluar. Sebelum naik, semua penumpang dipakaikan life vest. Setelah semua pakai, naik perahu dan….berangkat…yippie…

Kemudian perahu menyusuri teluk….keren banget, suasananya mengingatkan saya pada film Anaconda dan film-film dokumenter hutan Amazone. Keren banget nget nget nget deh….atau sayanya aja yang norak, tapi bagi saya keren banget titik gak pake koma hahaha. Seruuuu…krucils-krucils yang awalnya anteng karena belum saling mengenal langsung bereaksi, pada berdiri semua asik jepret sana, jepret sini, saling tepuk pundak untuk saling memberitahukan jika melihat objek yang menarik…hehe. Dan yang lebih seru dan bikin was-was plus deg-deg seer adalah ternyata didaerah tersebut masih ada buayanya dan lumayan ganas…

Karena kami memulai petualangan ini terlalu cepat, jadi bekantannya masih sedikit yang baru keluar. Katanya sih bekantan makin banyak keluar mencari makan menjelang malam, maghrib-maghrib gitu deh yang banyak. Walau begitu kami tetap senang bisa melihat berbagai satwa yang hidup damai diteluk ini, ada kepiting bakau, ada burung, ada biawak yang kata saya mirip buaya tapi kata krucils saya mirip anaconda, dan tentunya ada bekantan yang bela-belain susuri teluk demi melihatnya. Sayangnya karena bekantan-bekantan ini diatas pohon yang tinggi dan kamera saya lensa standar, jadi gak bisa nangkap sosoknya.

Tapi secara keseluruhan kami puas, terutama krucils saya yang begitu sampai rumah langsung telp ayahnya sambil cerita tentang pengalaman mereka hari itu diakhiri dengan kata-kata, kurang lama petualangannya….haha. Tenang aja, kita akan rencanakan petualangan-petualangan lain yang pastinya lebih seru lagi…bukan begitu mbak Diah? hehe😀


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: