Tinutuan Wakeke – Zero Point – Museum Negeri Propinsi Sulawesi Utara – Mega Mall

16 10 2013


Hari pertama pengelanaan di Manado dilakukan dengan berjalan kaki untuk mengetahui situasi dan mengenal wilayah dulu. Biasanya setelah mengerti situasi seputaran hotel baru kami lanjutkan dengan pengenalan transportasi umum untuk menuju lokasi-lokasi incaran.

Yang selalu kami lakukan sebelum memulai penjelajahan adalah meminta peta kota di resepsionis, sekaligus bertanya arah. Di kota wisata biasanya peta kota plus informasi wisata kota tersebut tersedia dimeja resepsionis, bebas untuk diambil oleh pengunjung. Jika tidak menemukan peta di resepsionis, jangan takut atau malu untuk meminta. Saat kami tidak menemukan peta, saya pun bertanya pada resepsionis apakah ada peta kota? Kemudian dari bawah mejanya dikeluarkanlah selembar peta wisata…teng tereng…peta pun dibentang lebar diatas meja. Kami pun dijelaskan posisi saat itu kami berada dan merasa sudah profesional dalam urusan membaca peta saya pun mangut-mangut..sip, saatnya berkelana bermodal peta ditangan…hehe..

Dengan pedenya saya pun mengajak krucils berjalan ke blok di belakang hotel, sesuai hasil baca peta satu blok dibelakang hotel adalah boulevard, jalan kearah laut. Penting nih nyari arah laut dulu, karena apa sih tujuan utama ke Manado kalau bukan Taman Laut Bunakennya. Tapi sudah dua blok dilalui, kok lautnya gak muncul-muncul juga bahkan aroma laut pun tidak tercium, malah nemu Tinutuan Wakeke, pusat kulinernya Manado…mencurigakan…

Buka peta, liat-liat lagi…hmmm, apa salah arah yah? Akhirnya bertanya pada seorang pedagang keliling…pak, arah laut mana ya? Lalu dia pun menunjuk kearah sebaliknya, yaitu arah depan hotel. Jadi harusnya kami berjalan ke blok depan hotel, bukan kearah belakangnya…bertolak belakang, pantesan gak nemu laut….wahahaha…inilah modal baca peta hanya berdasarkan instuisi, bukan berdasarkan pengetahuan arah mata angin…nyasar deh…wkwkwk…

Balik arah grak, kami pun kembali menuju hotel untuk kemudian berjalan menyusuri jalan depan hotel saja…lurus terus, gak berapa lama langsung terlihat tugu zero point. Nah kalau sudah nemu arah zero point sih jadi agak lumayan ngerti nih. Liat peta lagi, kayaknya dari zero point sih gak begitu jauh ada museum. Jadi pengelanaan selanjutnya adalah menuju museum.

Diseputaran zero point ini berkumpullah angkot-angkot yang semuanya berwarna biru dan tidak ada tulisan arah yang dilalui. Setelah diperhatikan dengan seksama, oalah ternyata jurusan yang dilaluinya dicantumkan kecil dipojokan namun hanya berupa satu kata, misalnya PAAL, Teling, dsb. Tanya beberapa warga yang juga sedang menunggu angkot, kalau mau ke jalan Supratman naik apa ya? Dan semuanya menjawab, gak tahu ya…

Jleb, glek…baru kali ini bertanya pada warga yang gak pedulian dan semua menjawab gak tahu..hehe. Sementara krucils mulai rewel, yang satu bilang haus, yang satu maksa naik angkot ke museum. Hadeuh, gimana kita mau naik angkot…bunda sama sekali gak ngerti apa tuh maksud tulisan kecil dipojokkan itu, Teling, Paal, dsb. Nanya sama orang gak ada yang ngasih petunjuk…sudah deh, kalau memang pengen ke museum kita jalan kaki, kalau gak mau jalan kita kembali ke hotel aja…

Gak terima kalau harus kembali ke hotel karena bagi krucils ke museum itu wajib, akhirnya mereka setuju untuk jalan. Jalan kaki sampai keperempatan, liat ada polisi lalu lintas. Tanya ke polisi, pak kalau jalan Supratman yang ada museumnya kemana? jauh gak dari sini? Takukah anda, polisi ini super duper baik saudara-saudara, dia pun menjelaskan bahwa museum tersebut letaknya tidak jauh, bisa ditempuh dengan berjalan kaki cuma kalau mau naik angkot pakai yang ada tulisannya Teling, bilang aja berhenti dimuseum. Kemudian dia pun mengantar kami menuju tempat menunggu angkot, menyetopkan angkotnya sekaligus memberitahu ke supir agar kami diantar ke museum…padahal angkot tersebut sebenarnya tidak melalui depan museum tepat jalurnya, agak melenceng dikit tapi karena disuruh mengantar kami ke museum akhirnya angkot tersebut mengantarkan kami tepat depan museum…hore…

Begitu masuk, seorang bapak tua tiba-tiba muncul dari pos yang letaknya tidak jauh dari pintu gerbang museum. Beliau memberitahu bahwa hari itu museum tutup, Sabtu-Minggu tutup. Buka Senin-Jumat, cuma Selasa nanti tutup lagi karena Idul Adha. Oalah, sia-sia dong …hiks TT

Ada warung kecil di depan museum, kami pun membeli minuman sekaligus bertanya angkot pulang. Si mbak pemilik warung mengatakan bahwa tidak ada angkot yang melalui jalan tersebut, mungkin ada tapi jarang. Kalau kami mau ke jalan Sam Ratulangi (letak hotel kami), kami harus naik angkot yang bertuliskan Sario. Nah nyari angkot ini dengan berjalan kaki terus aja sampai bertemu rumah sakit Siloam, nanti disitu cari angkot jurusan Sario itu tadi.

Setelah mengucapkan terima kasih, kami pun berjalan sesuai petunjuk mbak warung tadi. Jalan terus dan ketika akhirnya menemukan rumah sakit yang dimaksud, kami baru ngeh…ini kan sudah diseberang hotel kami…ngapain lagi nyari angkot… wkwkwkwk. Lucu juga pengalaman berkelana kami hari ini, penuh kejutan.

Lelah berkelana, akhirnya kami pun memutuskan ke mall dulu nyari minuman yang segar-segar sekaligus istirahat dulu. Kami pun memutuskan melalui jalan sempit tidak jauh diseberang hotel yang dari penampakannya sih kayaknya belakang mall tuh. Jalan…nemu gedung bertuliskan Mega Mall, makan dan istirahat dulu, lalu berkelana ke bagian paling belakang mall, hanya pengen tahu aja sih lautnya keliatan gak dibelakang mall itu. Eh ternyata dibelakang Mega Mall itu ada mall lagi, nyeberang kami putari mall dibelakang Mega Mall tersebut dan…terlihatlah laut! Ini dia yang kami cari…

Dari situ terlihat laut dengan (gunung) Manado Tua terlihat dilatarnya…weis…keren. Kemudian terpandanglah oleh saya beberapa tempat makan dikawasan tersebut yang tampaknya memang dijadikan tempat nongkrong karena letaknya yang dipinggir laut dengan pemandangan menghadap Manado Tua. Dan pengelanaan hari pertama kami akhiri dengan nongkrong di McD Mega Mas atau dikenal orang sini dengan McD Boulevard, minum-minum sembari memandang laut dan Manado Tua…ahhh indahnya…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: