Mencintai Alam di Eco Green Park

29 06 2013


Hari kedua di Batu kami rencanakan untuk eksplore Jatim Park 2 yang telah kami ketahui arahnya. Bangun tidur, krucils mandi, pintu diketok-ketok petugas hotel yang memberitahukan sarapan ready…monggo, kemudian sarapan…liat jam sudah jam 8-an pagi. Terlalu siang dari biasanya jika kami memulai petualangan.

Krucils sudah tidak sabar ke Jatim Park 2 plus Museum Satwa ya bunda, request mereka sejak bangun tidur. Buka mbah google dulu cari tahu jam buka nya, ternyata Jatim Park 2 baru buka jam 10 nanti. OMG, baru kali ini nemu tempat hiburan yang buka “sesiang” itu…hehe. Akhirnya sembari nunggu Jatim Park 2 buka, krucils bermain dulu di hotel…buat keributan dan kerusuhan seperti biasa.

Ketika akhirnya kami melangkahkan kaki ke Jatim Park 2, ternyata antriannya sudah panjang. Hmmm…lumayan juga nih, belum apa-apa sudah capek duluan, capek ngantri hehe. Kami beli paket Jatim Park 2 + Eco Green Park seharga 120rb/orang. Sebelum balik badan, petugas tiket memberi pesan bahwa sebaiknya kami memulai dari Eco Green Park dulu yang waktu tutupnya lebih cepat, baiklah…

Kami pun pergi ke arah Eco Green Park dulu yang jaraknya lumayan juga tuh ditengah terik walau masih berada satu lokasi dengan Jatim Park 2. Sesuai namanya taman hiburan yang satu ini bertema lingkungan hidup, daur ulang barang bekas dan sampah, alam, tumbuhan dan hewan tentu saja. Ada beberapa bagian yang kami lewati akibat antrian yang panjang seperti Jungle Adventure, Rumah Terbalik dan Eco Science Center (yang terakhir sih dilewati karena si bunda yang sudah benar-benar kelelahan…hehe).

Entah karena panas terik, atau jalurnya yang banyak menanjak, atau karena trek yang memang panjang, atau karena memang kondisi saya mulai melemah…saya benar-benar KO disini, nyerah deh. Tiap nemu tempat makan, saya pasti ngajak krucils berhenti baik dengan alasan makan dulu, atau haus atau lelah…yang penting istirahat dulu deh…pegel banget bunda, benar-benar merindukan ayah. Biasanya dalam setiap petualangan bersama ayah, si ayah hanya membebani saya tugas menjaga krucils sedang segala jenis bawaan dipikul olehnya.

Terlepas dari KO nya si bunda, krucils bersenang-senang di Eco Green Park ini. Sulung saya malah tertarik untuk mempelajari daur ulang sampah seperti yang dilihatnya di salah satu bagian di taman ini, sayangnya tidak ada petugas yang menjelaskan bagaimana proses pengomposan terjadi. Yang jelas mereka banyak belajar bahwa alam akan memberi lebih jika kita mau menjaganya, wuih sudah kayak petugas penyuluhan deh eike hehe…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: