Benteng Vastenburg

28 06 2013

20130628-125853.jpg

Setelah ngobrol dengan bapak dishub, bis Trans Batik Solo pun datang. Sebelum masuk, tumben-tumbenan kali ini kami distop dulu di pintu sama mbak kondekturnya, ditanya mau kemana? Benteng mbak…oh iya, kalo benteng lewat katanya. Oalah, rupanya kami keliatan banget turisnya ya (padahal gaya selengean ; celana pendek, bersandal gunung plus gendong ransel gede, ditambah krucils yang tampang kota…sehingga disetiap kota yang kami singgahi selalu dituduh dari Jakarta ya) sampai harus ditanya dulu takut kami nyasar atau salah jurusan…hehe..

Setelah benteng Vastenburg terlihat, kamipun berniat turun di halte yang tepat berada di depan benteng ini. Namun lagi-lagi kami ditanya sama mbak kondektur, loh…mau kemana toh? Benteng mbak…kalau benteng turunnya didepan, gak usah disini kejauhan. Karena saya jenis orang yang percayaan sama orang ditambah orang tersebut petugas yang pastinya lebih mengenal wilayah, ya saya manut aja…saya pikir mungkin memang jalan masuknya dari samping sana ditempat yang ditunjukkannya.

Banyak ibu-ibu yang turut membantu kami berhenti di depan, wah makin percaya nih. Begitu turun, ditunjukkan sama mbak kondektur…masuk lewat samping sana ya bu. Oki doki…maka dengan pedenya sayapun menuntun krucils kesamping benteng, nyari jalan masuk kok ketutup sama penjual makanan semua yang malah bertemu tulisan GALABO, wah ini sih pusat kuliner terkenalnya Solo…tapi bukan ini yang sedang dicari…hadeuh…

Akhirnya saya bertanya sama salah seorang penjual makanan, pintu masuk benteng vastenburg dimana sih? Dia pun menatap saya seakan melihat alien yang mencari planetnya yang hilang, benteng itu sudah lama tutup mbak…gak pernah dibuka, gak ada jalan masuknya. Nah loh? Setelah saya memandang pusat perbelanjaan diseberang Galabo, saya baru ngeh…oalah…nama pusat perbelanjaan itu BETENG!

Mungkin ketika saya mengatakan kami hendak ke benteng yang terdengar adalah beteng, piye sih…tampang kami kan bukan anak mall…hehe. Yo wes lah, berarti benar saja tadi harusnya turun di halte yang tepat berada didepan benteng bukan mengikuti saran mbak kondektur atau para ibu yang semangat banget membantu “turis kucel” seperti kami..hehe. Terpaksalah jalan kaki ke halte awal yang bikin sulung saya ngomel, “tuh bunda gak percaya sih sama abang…kata abang kan turunnya disitu bunda”..iya, maaf ya anak-anak😉

Sesampainya di halte depan benteng, kami menyeberangi halaman luas berumput tinggi seperti lapangan bola yang terlantar. Mendekati benteng semakin terlihat suram, benteng bocel sana sini tidak terawat…didepannya terlihat beberapa orang tidur-tiduran. Saya langsung disambut dengan rentetan bahasa jawa yang entah apa artinya, yang kalau saya terjemahin suka-suka saya mungkin artinya kurang lebih gini, bentengnya sudah tutup sejak lama mbak. Didalam gak ada apa-apa, cuma jadi tempat kambing merumput…ya semacam itulah.

Sayang sebenarnya, selama saya berkelana di Solo saya tertarik dengan kebersihan kotanya, tempat wisata yang rapi, sistem transport yang bagus, bersih dan murah…sayangnya bentengnya malah terlihat terlantar. Padahal jika Benteng Vastenburg ini dirawat bukan tidak mungkin bisa dijadikan objek wisata seperti benteng-benteng di kota-kota lain. Krucils saya, terutama sulung yang penasaran meminta kami memutari benteng ini untuk mencari jalan masuk. Akhirnya saat dikasih tahu bentengnya tutup, dia pun mengintip isinya melalui sela-sela pintu depan…yang kelihatannya sih memang hanya berisi semak-semak tinggi dan mungkin memang jadi tempat yang tepat untuk ngangon kambing..hehe..


Actions

Information

One response

29 06 2013
leny vitriasari

krucil hebat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: