Diet Resolusi Tahun Baru yang Gagal

25 01 2013

20130125-010608.jpg

Umumnya kebanyakan orang mempunyai resolusi tahun baru, bagi kami sih semua bentuk perubahan positif tidak harus menunggu tahun baru, kapan pun ada niat…lakukanlah! Tapi berhubung supaya gampang ngitungnya, ya ayah berniat diet awal bulan (karena niatnya baru mulai akhir bulan desember, jadi awal bulannya ya january). Jadi kalau ada yang nanya, apa sih resolusi tahun baru ayah? jawabannya diet…hehe..

Saya sih agak meragukan kalau ayah bisa berdiet mulai bulan january..kenapa? Karena kami kan mau berkelana…wuih rugi amat kalau diet saat banyak bau, warna dan rasa baru yang pastinya akan kami jumpai dalam menu-menu makanan kota dan negara yang akan kami kunjungi. Kalau saya disuruh diet saat sedang jalan-jalan sih langsung dengan ikhlas ditolak…jalan-jalan identik dengan wisata kuliner dong, nehi banget disuruh diet.

Prediksi saya terbukti tidak meleset, si ayah makan mulu… terutama saat berada di Hatyai. Makanan enak, unik, rasa yang baru serta murah membuat kami rajin berwisata kuliner…akibatnya bisa ditebak, diet gatot (gagal total)..lingkar pinggang pun bertambah…hehe. Ini beberapa makanan dan minuman yang jadi favorite kami selama pengelanaan :

– Juice Coconut

Belum tahu kan minuman apaan itu? eh ketebak ya? Bener, ini jus yang dibuat dari kelapa muda yang dicampur susu. Rasanya enak banget nget nget menurut saya, harganya 35 Bath. Favorite kami selama di Patong, tiap hari pasti beli…adanya di depan Banzaan. Iihh, kok kepikiran ya kelapa muda di jus, kalau saya selama ini minumnya ya begitu aja, langsung satu biji…

Ngomong-ngomong tentang kelapa bijian, di Hatyai juga banyak yang jual. Tapi berbeda dengan kita jika es kelapa, air kelapanya yang dicampur es…di Hatyai es kelapa itu ya kelapanya yang dimasukkan dalam es, sehingga kalau beli bukannya air kelapa dimasukin plastik atau gelas tapi dikasih kelapa utuh bijian itu, jadi silahkan pegang deh kelapanya yang umumnya pembeli minum sambil jalan-jalan (yang untungnya kelapanya bentuknya kecil-kecil)..hehe. Tapi rasanya enak juga loh, harganya 20 Bath.

– Ais Kacang

Ini saya temukan saat jalan ke Penang Hill, mungkin ditempat lain juga ada yang jual. Harganya kalau gak salah RM 5,50. Isinya ada kacang merah, jagung, serutan cincau, jelly, dsb yang diatasnya dikasih ice cream yang ditaburi kacang. Rasanya enak banget menurut saya.

– Roti Canai

Walau hotel kami berdekatan dengan restaurant india paling ramai di Penang, tapi menurut saya roti canai dan gulainya yang paling enak ya saat saya makan di restaurant muslim di Hatyai. Pertama di dekat agent travel bis bernama Rocky Muslim Restaurant, yang kedua dekat hotel kami di Tune…lupa lagi nama tempat makannya, kalau gak salah Mariam Restaurant. Bagi saya roti canai paling klop ditemani gulai yang enak, nah gulai enak itu ya adanya di dua restaurant tadi…pengen lagi euy *ngecas..lap iler*

– Mee Tiaw

Ini kalau menurut saya ya kwetiau, bedanya dikasih fishball. Enak menurut saya, krucils juga makannya lahap… ini kami makan ketika bis berhenti di sebuah restaurant pertengahan jalan saat menuju Phuket.

– Tom Yam Seafood

Kalau menurut saya, tom yam paling enak selama kami berkelana ya yang ada di Rocky Muslim Restaurant di Hatyai. Rasanya seger banget, daging ikan, cumi dan udangnya juga lembut banget serta tidak amis. Juara deh..nyam nyam *elus-elus perut, mendadak lapar*

Ngomong-ngomong tentang makanan, restaurant Rocky ini walau kecil tapi memang banyak makanan enaknya menurut saya. Rice with basil chicken atau semacam itulah judul makanannya juga enak, yaitu nasi yang dikasih telor mata sapi diatasnya terus dikasih kayak daun basil dicampur ayam, rasanya spice tapi enak.

– Yam Woon Sen

Nah ini favorite saya dan ayah banget, rasanya segar banget…*glek, kebayang lagi rasanya…pengeeen*. Ini ternyata semacam saladnya Thailand, terbuat dari bihun dicampur-campur sama seafood dan irisan bawang segar terus dikasih saus asem-asem gitu. Pokoknya rasanya enak banget, kami belinya dipedagang kaki lima pinggir jalan aja di Hatyai…yang jual ibu-ibu berjilbab (liat foto). Sewaktu kembali pengen beli lagi, eh sudah tutup…hiks…harganya juga murah, kalau gak salah 20 Bath.

– Fried Rice

Haha…namanya juga orang Indonesia, kemana-mana yang dicari nasi goreng lagi, lagi-lagi nasi goreng. Soalnya ini yang paling cocok seleranya dengan krucils, gak terlalu spice dan jelas halal atau gaknya dibanding makanan jenis lain. Nah favorite mereka ya yang di depan Banzaan di Patong, tiap hari beli ini. Kadang Pad Thai (kwetiaunya Thailand), kadang juga seperti nasi briyani (ala Thailand) pakai ayam goreng…hmmm lezat. Saking seringnya beli, sampai yang jual hapal deh sama krucils…hehe…Biasanya yang dimakan mereka ya nasi goreng ditambah ayam goreng (ayam gorengnya gede-gede) dilengkapi dengan juice mangga…lahap deh makannya.

Dan ketika kami menunggu sleeper train di Butterworth, si ayah sempat beli nasi goreng juga di medan selera…rasanya enak juga sampai beli dua kali. Sambil nunggu kereta mereka heboh makan nasi goreng yang dilengkapi ayam goreng ukuran besar…hmm enak ya sayang?

– Gorengan

Nah ini bukan gorengan tempe atau ubi atau pisang seperti kita. Saya paling sering menemukan penjual yang menjual fillet ikan yang ditusuk seperti sate dan digoreng, ada udang juga yang digoreng dengan daun bassil, dan banyak penjual sosis (cari yang halal dong, caranya cari aja penjual yang berjilbab…yang agak susah ditemukan di daerah Patong tapi di Hatyai gampang banget). Nah gorengan ini biasanya dilengkapi dengan saus, sausnya unik bagi kami…rasanya asam manis pedas bahkan krucils saya aja jadi penggemar saus cabe ala Thailand ini yang dimakan dengan fillet ikan atau sosis.

– Teapot Briyani

Nah ini adanya di Penang, harganya kalau gak salah RM 8,50. Enaknya dimakan ya saat panas eh hangat (kalau panas, melepuh dong lidah hehe). Ini dapat ditemukan di restaurant-restaurant india..kebetulan hotel kami terletak tidak jauh dari little india, jadi yang paling banyak dijual diseputaran hotel ya makanan india…hehe. Tepat di depan hotel malah ada warung kecil yang menjual nasi kandar dengan gulai ayam yang rasanya mirip banget dengan gulai ayam masakan Padang, padahal yang jual india harganya RM 5. Kalau krucils sih pilihannya tetap ayam goreng, nah ayam goreng di restaurant india dekat hotel jadi favorite mereka.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: