Mengencangkan Otot Betis di George Town

22 01 2013


George Town adalah ibukota Penang di pulau Pinang Malaysia dimana banyak sekali terdapat bangunan tua. Banyaknya bangunan tua di George Town menjadikan kota ini sebagai UNESCO World Herritage Site City, situs warisan dunia..wow. Kesadaran masyarakat dan pemerintahnya untuk menjaga bangunan tua terlihat dari terawatnya bangunan-bangunan yang ada, dan banyaknya tulisan-tulisan bertuliskan jejak warisan Penang di site-site bersejarahnya.

Hotel kami selama di Penang berada di lebuh Ah Que yang terletak persis dilorong yang menghubungkan dengan lebuh Chulia, tempat turis-turis berseliweran dimana-mana di George Town, tidak jauh dari little india. Saya suka disini, mau kemana-mana dekat tinggal jalan kaki. Hotel kami cuma berjarak 300m dari Kapitan Kling Mosque. Ke Fort Cornwallis, Jubilee Clock Tower, Sri Mahariaman Temple, Pelabuhan ferry dan tempat-tempat lainnya juga dekat tinggal jalan kaki. Bahkan ketika pulang kami cuma berjalan kaki menuju ferry penyeberangan ke Butterworth.

Makanan juga banyak dan murah walau yang bertebaran dekat hotel sih makanan india karena ya dekat little india. Krucils saya, terutama si sulung senang banget nih kalau diajak jalan kaki mencari-cari museum sambil mempelajari peta pulau Pinang yang didapatnya dari hotel…sudah mirip turis banget deh, jalan kaki, bawa peta kemana-mana, celana pendek, pake topi, foto ini itu (malahan foto yang diambilnya lebih artistik daripada foto yang diambil ayahnya)…ckckck…mulai terlihat calon penerus ransel nih…hehehe. Cuma si bungsu yang masih keliatan bayinya (bayi besar ayah bunda), terkadang tiba-tiba bilang kaki adek sakit bunda, ditanya kenapa jawabannya gak tahu..tiba-tiba aja, atau sakit perut, dan alasan-alasan lainnya untuk minta gendong ama ayahnya hehe..*cape deh sambil ngelap keringat*…tapi belakangan si bungsu gak pernah minta gendong lagi, jalan kaki sendiri kemana-mana gak mau kalah dari abangnya…hebat deh anak-anak bunda.

George Town sendiri bagi kami sangat menarik karena bangunan-bangunan tua bernuansa Inggris dan Belanda banyak bertebaran dan tampak terpelihara. Kami senang mengeksplore kota saat malam ketika udara tidak terasa panas lagi seperti dikala siang. Kalau sudah jalan-jalan santai melihat-lihat, mengeksplore kota, krucils jadi heboh banget bergaya ala reporter yang sedang menerangkan tentang sudut-sudut kota di depan kamera ayah…hehe…senang banget punya krucils yang bisa diajak backpackeran, malah terkadang ayah bundanya sudah loyo mereka masih semangat untuk jalan..*hadeuh pengen deh punya baterai seperti krucils, energynya full terus gak pernah lowbat*🙂


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: