Menyenangkan dan Mengenyangkan Perut di Hatyai

21 01 2013


Hatyai kadang ditulis juga sebagai Haadyai, sedang orang lokal menyebutnya malah terdengar sebagai Hadcai. Kota Hatyai ini merupakan kota kecil yang terletak diperbatasan Thailand dan Malaysia dan konon kabarnya harga barang-barang disini lebih murah dibanding di Malaysia sehingga tidak heran jika kota Hatyai ini dijadikan kota belanja warga Malaysia.

Kami sendiri tertarik pada kota ini karena mendengar kata “murah” dan banyak makanan enaknya. Ini dia nih yang sangat menarik minat (baca : menarik perut) kami untuk berkunjung ke kota kecil ini, makan-makan dan murah hehe. Untuk wisatanya sendiri tidak banyak yang bisa ditawarkan kota ini kecuali patung-patung atau budha templenya Oh iya, kami sempat ditawari untuk melihat pasar terapungnya yang hanya ada di pagi hari, tapi karena kami berniat mengejar kereta ke Butterworth keesokan pagi, jadi wisata yang satu ini diskip dulu…ntar deh kapan-kapan kesini lagi, sementara sudah cukup puas melihat pasar terapung di Banjarmasin hehe..

Dan memang bener sebener-benernya, kota ini murah dan surga kuliner. Makanannya unik-unik (baru kami temui) dan enak-enak, harga barang juga termasuk murah. Kaos-kaos antara 100-120 Bath (tergantung giat dan gigihnya nawar) yang artinya kalau dirupiahkan dengan nilai tukar di Balikpapan yang cukup mahal Rp 350/Bath, harga kaos cuma 35ribu rupiah dengan kualitas kain tebal, tidak tipis ala saringan tahu…hehe. Durian Bangkok atau Montong hanya 50 Bath ( Rp 17.500,-). Yang fantastik adalah sabun cair ukuran besar (yang kalau di mall di Indonesia harganya ratusan ribu) 1 liter dengan berbagai wangi buah dan bunga hanya 17.500 rupiah..OMG, sayang kami pergi ala backpacker, gak bawa koper gede jadi agak susah juga kalau mau kalap shopping hehe..

Tujuan utama kami memang wisata kuliner, jadi puas-puasin banget makan disini. Yang paling saya suka Tom Yam Seafood (yummi banget) dan apa yah namanya (disebutin sih namanya sama penjual, cuma lupa lagi karena pakai logat Thailand) terbuat dari bihun dicampur-campur sama sayuran dan seafood segar yang tidak dimasak kemudian diaduk sama saus asem-asem gitu…rasanya wuiiih seger banget, T.O.P banget deh *glek, nelan iler…kebayang lagi enaknya*

Di Hatyai tidak susah mencari makanan halal karena banyak penjual makanan muslim dan tempat makan yang bertuliskan halal food. Atau kalau mau beli di pedagang kaki lima pinggir jalan cari aja yang penjualnya berjilbab. Umumnya mereka juga bisa berbahasa Malaysia (cakap Malay). Makanan enak, harga yang murah, dan penduduk yang ramah membuat saya terkesan pada kecil ini…someday we’ll be back, insyaAllah.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: