Hunting Foto Bersama Duo Krucil di Martapura, Kalsel

7 07 2012


Kalau punya banyak waktu sih, kayaknya gak afdol banget kalau ke Kalsel tapi gak ke Martapura. Martapura terkenal sebagai penghasil intan dan berbagai perhiasan dari batu serta sentra souvenir khas Kalsel sehingga banyak wisatawan yang mampir ke kota ini, apalagi letaknya juga tidak begitu jauh dari bandara. Tapi sebenarnya bukan itu saja yang terkenal di Martapura, dikalangan petualang yang paling dinanti sih pasar terapung Lok Baintannya. Sayangnya pasar terapung ini hanya ada subuh, jadi untuk wisatawan yang hanya punya sehari atau cuma mampir, ya gak bisa menikmati wisata yang satu ini. Tapi suatu saat, kami pasti akan ke Lok Baintan…Lok Baintan, wait for us…hehehe..

Nah, berhubung untuk memasuki Kalsel melalui Tanjung demikian pula pulang ke arah Kaltim pasti melalui Martapura, serta kami juga gak buru-buru banget seperti yang sudah-sudah, jadi kali ini kami bisa mampir di Martapura. Ketika uci & kai mencari apapun yang mau dicari dipasar dekat sentra souvenir, saya dan duo krucil saya bermain sekaligus hunting foto di Lapangan Cahaya Bumi Selamat serta mencari perhiasan di sentra souvenir dan kerajinan permata untuk si bungsu saya yang entah nurun dari siapa, suka sekali koleksi perhiasan…hadeuh…

Kenapa lapangan ini di sebut “Cahaya Bumi Selamat”? mungkin (hanya mungkin loh, karena saya juga tidak sempat bertanya) karena lapangan ini berisi tugu-tugu yang bertuliskan Asmaul Husna. Lapangan ini sendiri masih dalam lingkungan sentra souvenir dan kerajinan batu permata serta terletak tepat diseberang kantor bupati. Lapangan sendiri bersih dan tersedia beberapa permainan anak. Sedang di sentra souvenir sendiri, banyak tersedia berbagai jenis perhiasan dari batu, maupun intan, juga berbagai pernak-pernik khas Kalsel seperti ukiran-ukiran, baju-baju bertuliskan Kalsel, atau Banjarmasin dsb. Ya kalau di Samarinda mirip Citraniaga, atau Kebun Sayur kalau di Balikpapan. Kalau saya sih hanya membeli perhiasan dari batu untuk si bungsu, dari segi harga sih menurut saya cukup murah (PS : saya belum membandingkan dengan perhiasan serupa di kota lain karena saya bukan penggemar perhiasan).

Disebelah sentra souvenir ini, ada deretan penjual aneka cemilan. Dari yang kami lihat sih, yang paling banyak dijual adalah kue kelepon (hampir semua penjual menjual kue ini), juga jengkol. Jadi buat penggemar jengkol, kayaknya wajib mampir ke tempat ini deh…hehe. Wrap up..hasil saya bermain bersama duo krucil di Martapura adalah beberapa foto dan kalung serta gelang dari batu untuk si bungsu..hehe..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: