Mencoba Rasa Melaka di Selera Kampung

17 02 2012


Sesampainya kami di Melaka, hal yang pertama kami lakukan adalah mengisi perut. Terus terang, perut saya keroncongan dan berbunyi nyaring serta cacing-cacing sudah mulai berdemo minta diisi sejak jam 12, yaitu saat mobil baru melaju meninggalkan Kuala Lumpur. Malu juga sebenarnya perut bunyi-bunyi, tapi kalau minta berhenti dijalan…mau makan dimana? wong jalannya sepi, atau orang sini nyebutnya lebuhraya (jalan super lebar, mulus, lurus, tapi bukan jalan tol), lagian gak enak juga sama yang nyupir.

Akhirnya begitu memasuki Melaka, kami diajak ke bandar Melaka, disini kami makan dulu. Nama tempat makan kami Asam Pedas Selera Kampung. Haa…patut dicoba nih, karena yang jadi guide kami kan orang Malaysia..tentulah dia tahu yang mana makanan khas Malaysia.

Makan disini rupanya prasmanan, jadi anda di beri sepiring nasi, lauknya anda pilih dan ambil sendiri sesuka hati. Cuma minuman yang harus dipesan sama pelayan restaurant. Yang cukup membingungkan kami, lalu..nanti bagaimana dia tahu apa yang kami makan dan berapa biaya yang harus kami bayar jika sistemnya seperti ini, dan tak seorang pelayan pun yang memperhatikan ataupun mencatat apa yang kami makan. Sistemnya kepercayaan aja…wah kalo seperti ini bisa aja orang berbohong tentang apa yang telah dimakannya kan?

Karena kami bertujuh, jadi makannya ya suka-suka yang makan, tergantung selera masing-masing. Ada yang pilih ayam, ada ikan, ada ini, ada itu..macam-macamlah. Makanannya sendiri mirip-mirip masakan Indonesia menurut saya, kurang lebihlah…berbumbu, bersantan, dan berempah-rempah. Ya karena mirip makanan Indonesia, walau enak tapi ya kesan saya biasa-biasa saja..gak ada yang istimewa atau aneh. Kemudian kami dipesankan makanan yang konon katanya khas Melaka, kalo orang berkunjung ke Melaka sering ditanya..”sudah makan asam pedas tak?”…

Saat saya coba makanan andalan Melaka ini, rasanya ya asam dan pedas. Lagi-lagi mirip gulai-gulai yang banyak ada di Indonesia, jadi kesan saya ya lagi-lagi biasa aja. Disini ada juga disediakan sebuah keranjang kecil berisi beberapa bungkus makanan sejenis otak-otak (bungkusnya mirip gitu sih) di setiap meja. Katanya ini khas juga, namanya pok-pok. Rasanya ya mirip otak-otak cuma agak beda dikit dirempahnya, entah apa bumbunya sehingga berwarna merah. Tapi karena saya penggemar otak-otak, saya cukup suka sama pok-pok ini.

Nah, ini dia…saat ditanya kami mau minum apa, karena kalau terlambat makan saya sering masuk angin dan pusing, saya pesan teh hangat. Kami diberi tahu Wan Hamidah (kenalan kami), teh o…katanya teh ini ya mirip teh jawa. Baiklah, pesan satu teh o…penasaran juga kayak gimana sih teh o itu.

Begitu pesanan diantar…jeng-jeng..kami seketika langsung protes. Loh, kok yang diantar teh susu semua, kami kan pesan teh hangat loh! Para pelayan langsung bingung…loh ini teh. Ada satu teh yang mirip teh biasa yang kita minum di Indonesia, yaitu teh dan gula saja. Kami langsung menunjuk, ini loh teh. Pelayan bilang, ini teh (sambil menunjuk teh plus susu kental dibawahnya), kalo itu (teh dan gula ) teh o. Oalah, rupanya beda budaya, beda bahasa. Saat ditanya pada Wan, dia baru menjelaskan…teh o itu artinya teh kosong, ya hanya teh dan gula tok. Kalo nyebut teh disini, itu artinya teh plus susu. Oalah…inilah budaya…

Makan disini lumayan sedap (bahasa Malaysia). Dan saya pun mengajari Wan, kalo di Indonesia namanya maknyus…hahaha..pokoke makyuslah. Nah giliran membayar, kita cukup menyebut apa aja yang kita makan dan minum, dihitung pelayan kemudian bayar di kasir. Makan kami lumayan banyak, belum lagi nyemil-nyemilnya. Saat si ayah membayar untuk semua makanan dan minuman RM 70, itu artinya setiap orang hitungannya RM 10. Sekarang perut kenyang, kepala ringan dan hatipun senang…saatnya berpusing di Melaka..yippie..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: