Field Trip ke Pabrik Tahu-Tempe, Somber

21 01 2012


Siapa bilang jalan-jalan harus ke tempat-tempat wisata? Ke pabrik tahu & tempe pun ternyata menyenangkan dan yang pasti sih menambah wawasan. Jadi weekend kali ini diisi dengan nemenin si bungsu field trip sekolahnya ke pabrik tahu-tempe di somber..yippie!!!

Sudah pada tahu dong produk olahan dari kacang kedelai yang membumi dan merakyat bernama tahu dan tempe. Harganya yang meriah, ditambah rasanya yang lezat dan bergizi, menjadikan produk ini dikenal seantero Indonesia raya. Tapi apakah ada yang sudah tahu cara maupun proses pembuatannya yang ternyata butuh waktu berhari-hari?

Apa? Sudah pada tahu? Ya sudah deh saya gak jadi cerita kalo gitu (hehehe..). Mau sudah pada tahu atau tempe, tetap akan saya ceritakan di blog ini. Kan blog ini emang berisi cerita-cerita yang sebenarnya diperuntukkan sebagai kenang-kenangan untuk duo krucil saya hehe.

Nah, pagi ini si bungsu kami yang cantik berangkat dari sekolahnya naik bis! Bayangkan, naik bis! Saya sih sebagai emak petualang senang banget melihat anak saya naik bis. Penting banget sebagai bekal jika dewasa kelak mau backpackeran around the world harus belajar naik bis sedari dini. Walau nangis, toh paling-paling nangisnya 5 menit doang.

Jalan yang dilalui ternyata sudah pernah kami lintasi saat mencari hutan mangrove. Dan disebuah komplek di daerah somber (gak tahu komplek apa namanya), masuklah bis tersebut ke dalamnya. Rupanya disinilah sentra pembuatan tahu tempe, karena hampir ditiap rumah saya liat sedang ada kegiatan pembuatan tahu maupun tempe. Eh ternyata ada juga sebuah pabrik pembuatan mainan kayu loh, walau di pabrik mainan ini nyamuknya banyak dan ganas.

Setelah melihat pabrik mainan, kemudian kami melihat proses pembuatan kripik tempe. Tempe yang telah dibuat, dipotong tipis-tipis oleh seorang pekerja, kemudian dicampur bumbu dan digoreng. Hawa ruangan lumayan panas, dan karena saya emak-emak yang suka penasaran, saya kreatif sendiri dong nanya-nanya proses pembuatan tempenya. Kalo bikin kripik doang sih gak perlu dijelaskan kali.

Nah, begini katanya. Kacang kedelai dicuci bersih dulu, kemudian di rebus dalam tong-tong besar sampai mendidih, kemudian dicuci lagi sampai kulitnya terkelupas sehingga kedelai jadi bersih. Nah kedelai-kedelai inilah yang siap dibuat menjadi tempe.

Kedelai-kedelai bersih itu didinginkan, kemudian dikemas dalam plastik atau daun, dikasih ragi. Tunggu hingga proses fermentasi selesai, tadaaa..jadilah tempe kesukaan kami. Katanya sih prosesnya 4 hari..wow keyen..

Setelah itu sibungsu ke pabrik tahu. Nah, disini gak boleh dekat-dekat karena banyak yang panas-panas. Jadinya saya gak dapat fotonya deh. Prosesnya kacang kedelai bersih dimasukkan kesebuah alat sehingga keluar sarinya yang ditampung dalam ember-ember plastik. Terus dimasak, kemudian diperas airnya dan dipadatkan. Halah, gak jelas banget sih ceritanya..hehe, maklum duo krucil mulai rewel. Jadi deh emaknya hanya melihat sekilas dan tidak sempat pula nanya-nanya ke empunya pabrik.

Pulangnya? Hore..adek dapat oleh-oleh lumayan banyak berupa satu plastik tahu, tempe dan kripik tempe. Yeaayyy…bisa untuk bahan masakan hari ini. Ternyata menyenangkan juga first field trip adek ke pabrik tahu-tempešŸ˜€


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: