Air Terjun Berimbai, Samarinda

1 01 2012


Tahun baru? Biasa aja tuh, gak ada pengaruhnya bagi kami, sama seperti hari-hari lainnya. Tahun baru di hari minggu? Saatnya menjelajah! Mencari sesuatu yg baru untuk dilihat dan diexplore…yippie.

Nah, karena kali ini kami sedang di Samarinda, jadi kesempatan ini kami manfaatkan untuk mencari air terjun berimbai, yg konon katanya sih letaknya di sempaja. Kesanalah kami melangkah kali ini, nyaris buta tempat. Hanya berpatokan sempaja, sisanya serahkan pada naluri dan petunjuk penduduk hehe..

Dari sempaja, terus aja sampai mentok dan ada jalan bernama batu besaung. Ikutin terus kurang lebih 18 km, sampai berjumpa disebelah kanan jalan ada tempat parkir bertuliskan penitipan motor/mobil air terjun. Tulisannya cukup kecil dan tidak mencolok sehingga kami sempat melaju melewatinya beberapa meter sebelum menyadarinya.

Di beberapa ruas sepanjang jalan batu besaung rusak parah sehingga kendaraan tidak bisa dipacu cepat yang menyebabkan waktu tempuh lebih lama. Dan sepanjang jalan yg sering mendaki tersebut, sering dijumpai tambang baik tambang batu bara maupun batu gunung. Beberapa daerah hutan terlihat gundul, tapi sebagian besar masih asri. Dan dari ketinggian yang ada, kami bisa melihat hamparan perbukitan, hutan dan sebagian kota Samarinda. Indah sebenarnya jika saja jalan yg dilalui tidak rusak. Yang pasti sih kami suka…melihat sisi lain kota Samarinda.

Selama perjalanan, beberapa kali kami berhenti untuk bertanya pada penduduk tentang letak air terjun. Dan sebagian besar perkiraan jarak yg diberikan meleset. Dari awalnya 2 km lagi, eh setelah 4 km bertanya lagi, dijawab sekitar 6km lagi. Akhirnya setelah 18 km, baru bertemu tempat parkir…hehe. Dari tempat parkir tersebut masih sekitar 300m lagi dengan berjalan kaki ke air terjunnya.

Untuk air terjunnya sendiri tidak dikutip bayaran apapun, mungkin karena letaknya yg jauh dan sedikit terpencil serta belum dijadikan tempat wisata sehingga belum mendapat perhatian dari pemkot kali ya. Tapi karena kami memarkir kendaraan ditempat parkir yg tersedia, kami dikutip biaya parkir mobil 10 ribu rupiah.

Lalu bagaimana jalan menuju air terjun? Siap-siap ngesot kalo tidak berani melalui jembatan seadanya yg tersedia. Jalan tanahnya becek, dan dibeberapa tempat curam, terjal & licin. Tapi untuk pecinta alam sih..seru banget..

Dan ini dia, kenapa dinamakan berimbai? Berimbai dalam bahasa banjar artinya kurang lebih, bersama-sama. Kenapa air terjunnya bersama-sama? Karena air terjunnya gak cuma satu, tapi ada tiga..berderet-deret. Dari yg kecil hingga yg paling besar. Semakin jauh masuk ke hutan, semakin curam jalannya, semakin besar dan tinggi pula air terjunnya.

Sayangnya si adek di air terjun kedua mulai menangis karena saltum (salah kostum) pake sepatu untuk ke sekolah (keukeuh, padahal sudah disiapkan sandal), hingga kakinya lecet dan sakit. Terpaksalah kami pulang. Mungkin next time aja kesini lagi untuk menjelajah semua air terjunnya.

Walau tidak semua air terjun kami datangi, hanya air terjun pertama dan kedua saja, tapi duo krucil saya senang banget. Mereka bermain air sampe basah kuyup dan susah sekali diajak pulang. Betah, maklum duo krucil saya adalah bocah petualang, yg terbiasa diajak masuk-masuk hutan sama emak babenya hehe. Jika di air terjun pertama “lebih terang”, air terjun kedua lebih gelap walau lebih besar. Hal ini dikarenakan letaknya yg lebih masuk kehutan, sehingga sinar matahari terhalang oleh pepohonan dan tebing yg mengelilinginya. Jadi, saya pribadi lebih suka air terjun pertama yg lebih terang dan lebih friendly untuk anak-anak.

Have a nice weekend everybody and Happy new year 2012😀


Actions

Information

One response

20 09 2014
Khairatul Muksita

kereeeenn mbaaak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: