Gua Losan, Muara Komam – PPU

4 07 2011

Hola, kali ini team advanture blog jalan-jalan ke gua, variasi dikit supaya gak bosen main di pantai melulu😀 Petualangan di gua ini sekalian dalam perjalanan pulang ke Balikpapan setelah beberapa hari menjelajah Tanjung.

Gua losan ini dikenal juga dg nama gua tengkorak karena dulunya dalam gua ini penuh berisi tengkorak manusia. Letaknya jauh tinggi di deretan karst di batu butok, kecamatan muara komam, Penajam Paser Utara. Tepat dipinggir jalan penghubung Kaltim – Kalsel.

Dulunya sih gua ini selalu terbuka, jadi pengunjung yg punya nyali bisa langsung masuk ke dalam. Tapi kemarin saat kami ke gua ini, gua dalam keadaan tertutup digembok dari luar disertai tulisan hubungi no sekian jika mau masuk ke dalam. Duile, setelah pendakian yg melelahkan dan bikin gamang, hanya untuk menjumpai gua yg tertutup. Padahal baliho pariwisata besar terlihat di bawah, visit Kaltim.

Kalau turis yg punya waktu panjang sih mungkin gak masalah menghubungi nomor tersebut dulu, menunggu penjaganya datang. Laaa gimana kalo turis seperti kami, yg malas menunggu dan kebetulan lewat.

Jadi saya cuma melihat keadaan gua dari sela jeruji pintu. Dari depan terlihat serpihan-serpihan yg kemungkinan sisa-sisa tengkorak yg dulu banyak terdapat dalam gua. Stalaktit & stalakmit juga terlihat mencuat, ada yg berbentuk mirip kepala ular (menurut pandangan saya). Dan terutama yg menarik perhatian saya dan si sulung sih sebuah tulisan peringatan ttg larangan membawa makanan dan minuman karena berbahaya, walau tidak dijelaskan bahaya apa yg menghadang di dalam sana.

Menurut seorang ibu yg tampaknya penduduk setempat (terlihat dari pakaiannya yg memakai piyama) yg juga kebetulan sedang berkunjung ke gua, kata beliau di dalam banyak ular sawah (piton). Sedang menurut saya sih, mungkin ada kelelawarnya sehingga mungkin akan diserang kelelawar yg penciumannya tajam jika membawa makanan/minuman. Tapi pastinya sih saya tidak tahu sama sekali apa yg menyebabkan gua ditutup serta tulisan tanda bahaya tersebut, tidak ada petugas / orang yg benar-benar tahu keadaan gua untuk dimintai keterangan.

Kecewa, lelah dan gamang dari ketinggian yg cukup curam diatas, kami akhirnya duduk-duduk beristirahat di depan gua sambil memandang ke bawah. Pemandangan yg terhampar cukup indah, ada danau kecil dan hutan. Cukuplah mengobati kekecewaan kami.

See you on next adventure


Actions

Information

5 responses

7 07 2011
Lomar Dasika

hahahahhaa….paling sebel deh kalau kayak gini. Objek wisatanya sepi jadi ditutup dan kalau mau berkunjung harus repot2 manggil kuncennya dulu :p

setuju! kalau waktu kita nggak banyak, males lah yah jeung nunggu2 kuncen

anyway, soal makanan itu, saya nggak tahu deh kenapa sebabnya. logis soal diserang kelelawar atau ular sih masuk akal juga. Tapi mungkin nggak sih ada bakteri atau apa gt yang bisa berkembang biak di makanan dan minuman? *kebanyakan nonton science fiction* hahahaha

7 07 2011
advanture

Hehehe iya betul, nyebelin banget tempat wisata tp malah tertutup. Mungkin iya karena sepi, tapi seringnya justru karena sering tertutup makanya turis jd kapok ke tempat wisata.

Hehehe… terlalu berlebihan deh kl ada bakteri, kl emang gitu sih lebih baik ditutup sama sekali biar aman dunia persilatan hehehe ^_^

12 08 2011
Budi Sastro Wiyono

siip,.,..tengs liputannya,…msh byk di muara komam yang lebih hot,…BRANI?

16 04 2013
maiel new children on facebook

hahahaha…
itu danau buatan dari sebuah bekas pertambangan emas di situ… karena dulu aku pernah tinggal disitu…
oh ya bukan kabupaten PPU itu tapi kabupaten PASER

16 04 2013
advanture

Thank you tambahan infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: