Kumpul Seberataan

3 07 2011


Masih tentang Tanjung…mumpung masih fresh, masih banyak yg mau saya ceritakan disini, di blog ini sebagai catatan kenang-kenangan buat duo bolang saya.

Dulu ketika masih kecil, seumuran duo bolang saya sekarang ini, saya sering ke kampung halaman papa saya ini. Biasanya jam berapa pun kami sampai dirumah nenek (datuk duo bolang), baik subuh, tengah hari bahkan tengah malam pun, sepupu-sepupu papa saya ngumpul dirumah. Papa saya anak tunggal, tapi hampir tiap rumah di sepanjang jalan rumah nenek saya sepupu papa. Banyak banget sampe kadang saya bingung & lupa.

Nah biasanya saya sering ngumpul dengan anak-anak sepupu papa yg seusia, rumahnya disebelah dan didepan rumah nenek. Dulu yg didepan rumah nenek jualan roti tradisional, kalo kata nenek saya roti manis. Saya & terutama adek saya suka sekali roti ini yg kebetulan pembuatnya sepupu juga. Tiap kami pulang kampung selalu sudah tersedia semua makanan kegemaran kami di rumah nenek. Ada roti manis, lontong buatan khusus nenek yg maknyus bgt sampai sekarang belum nemu lagi lontong tanjung yg seenak buatan nenek, yg paling utama sih sate itik.

Kalo sedang ngumpul, rame banget dirumah. Mungkin karena papa anak tunggal, dan saya cuma 2 bersaudara yg artinya cucu nenek ya cuma saya & adek saya, jd tiap kami pulang semua dimanjain, diperhatikan, dan ngerumpi bareng sampai puas melepas kangen.

Yang paling saya suka & paling terkenang sampai sekarang sih suasana bulan puasa di tanjung, religius tapi rame dan seru. Suasana kekeluargaan terasa kental. Takbiran keliling, bangunin orang sahur, suara ngaji yg terdengar dari toa langgar seberang rumah, ngumpul bareng sepupu saya hesti & yeni ditangga rumah panggung nenek diterangi lilin.

Tapi tanjung sekarang berubah seiring waktu, perkembangan yg pesat merubah wajah tanjung. Sekarang rumah panggung nenek yg dulu lebih tinggi dari jalan sudah rata dg jalan. Kerikil dan pohon jambu yg lebat sdh hilang. Rumput antara rumah nenek dan yeni sebelah rumah digantikan oleh semen dan gang kecil. Tanah belakang nenek yg dulu banyak pohon buah & hutan digantikan oleh rumah-rumah kontrakan pekerja tambang. Jalan depan rumah yg sepi, yg lebih sering terlihat sepeda & becak yg hilir mudik menuju pasar tergantikan oleh lalu lintas padat yg dipenuhi motor, mobil dan bis-bis tambang yg lalu lalang mengangkut pekerja-pekerja tambang yg sekarang memenuhi tanjung. Rumah rumah panggung digantikan oleh rumah-rumah beton kontrakan.

Sepupu saya sekaligus sahabat saya tinggal satu (yeni), hesti telah tiada (walau sepupu saya masih banyak yg lain). Rumah nenek yg dulu bersih dan rapi, sekarang terkikis oleh usia, suram sepeninggal nenek. Hampir semua yg seangkatan nenek sudah tiada, tidak ada lagi tempat bertanya masakan-masakan mereka yg khas atau cerita ttg pengalaman nenek, cerita masa kecil papa yg biasanya sering nenek ceritakan dikamar sebelum tidur. Atau diajak nenek ke pasar naik becak, sambil berhenti ditiap lapak untuk dipamerin ke semua orang, ini cucuku. Semua berubah…

Tapi yg angkatan muda, sepupu-sepupu seangkatan saya, beberapa sempat jd tour guide saya ketika mahasiswa dulu saat suka berkelana sendirian di yogya & semarang, masih ada. Masih ngumpul, ngerumpi bareng dirumah, bawain makanan aneh-aneh khas sini untuk kami. Bahkan sepupu saya yg dulu disuruh papa nemenin saya keliling semarang, tapi jdnya malah saya yg nemenin dia pedekate sama seorang gadis yg sekarang sudah jd istrinya, sudah punya dua anak. Anak-anak kami yg hampir seusia juga klop main kembang api bareng, mengingatkan saya pada kenangan masa kecil saya dulu.

Beberapa acil & paman juga masih ada. Jadi kesempatan jalan-jalan ke tanjung kali ini seperti napak tilas masa kecil & muda saya dulu. Mengenang semua masa lalu sambil menikmati kekinian.

Dan tulisan ini didedikasikan untuk alm. nenek saya, kai (kakek), orang tua, seluruh sepupu saya di tanjung yg selalu bilang we love you just the way you are dari sikap mereka pada saya, dari cara mereka menyeka airmata tiap berpisah, terutama buat duo krucil serta suami saya. Love you full deh…insyaAllah kita kumpul seberataan (kumpul semuanya) lagi soon ya…sehat selalu yaaa


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: