Tungku Kayu Bakar

2 07 2011

Hola, masih di Tanjung nih…

Duo krucil saya masih ngedot, minum susu pake botol dot. Kalo dirumah, dot biasanya disterilkan pake alat khusus (sterilizer). Kalo sdg berpetualang, dot duo krucil biasanya minta tolong direbus sama orang kafe di hotel atau rumah makan. Kalo sekarang di Tanjung, biasanya direbuskan dirumah sepupu saya. Tapi lama-lama gak enak juga, secara dia pake kompor minyak tanah sedangkan minyak tanah langka dan mahal disini.

Jadi daripada ngerepotin orang, lebih baik kami rebus sendiri aja deh dot duo bolang kami. Mari kita cobain masak pake tungku kayu di rumah kakek saya yg masih natural, masih dibiarkan asli apa adanya sejak dahulu kala. Bahkan saya pikir perlu dijadikan cagar budaya, world heritage. Pake tungku kayu hemat energy tapi gak hemat kayu hehehešŸ™‚

Awalnya kami (saya & suami) sedikit bingung bagaimana cara menghidupkan api. Walau kayu banyak tersedia di dekat tungku, tapi gak mungkin api langsung disulut ke kayu bakar. Nyari kertas gak nemu, adanya daun kering tapi langsung padam begitu kena api. Setelah mencoba berbagai cara dan selalu gagal, akhirnya kakek saya menunjuk kantong kresek yg penuh berisi gelas plastik bekas air kemasan. Oalah, rupanya api disulutkan ke plastik tersebut dulu baru diatasnya ditumpuk kayu bakar.

Pakai tungku kayu lumayan ribet, api harus dijaga agar tidak padam ataupun terlalu besar yg bisa menyebabkan kebakaran. Jika api mulai mengecil, bara api kemudian ditiup-tiup sampai api muncul dan membesar lagi. Belum lagi asap, serta api yg tidak stabil menyebabkan proses memasak jadi lebih lama. Lumayan melatih kesabaran.

Sehingga ketika kakek saya minta saya bikin pisang goreng, saya cuma mengangguk-anggukkan kepala sambil bilang, bereslah itu kai (kai dalam bahasa banjar artinya kakek)…tenang aja. Dan simsalabim…pisang goreng pun jadi, tapi hasil beli depan rumah…susah sih masak pake tungku kayu (ngerebus dot aja kami hampir satu jam kasak kusuk di dapur). Yang langsung diketawain kakek saya, ketahuan beli padahal belinya diam-diam hehehešŸ˜€


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: