Renungan

12 04 2011

Tadi malam suami saya bercerita tentang kecelakaan kerja di perusahaan tempat kerja lamanya. Kejadiaannya sih sabtu lalu, dan di lokasi (Mutiara-handil).

Karena saya bukan orang teknik dan tidak mengerti bahasa teknis, jadi intisari cerita saja yg akan saya ceritakan. Menurut cerita sih, ada seorang pekerja yg sedang mengecek tanki (waduh gak jelas juga saya tanki apaan), ketika sedang ngecek pake stick tiba-tiba sticknya jatuh dalam lubang tanki tersebut. Dan karena jatuh, entah mengapa pekerja tersebut malah mencoba mengambil stick yg jatuh itu.

Karena dalam tanki tersebut ada gas H2S, pekerja tersebut pingsan begitu memanjat tanki dan langsung terjatuh dalam tanki. Melihat itu temannya berusaha menolong, dengan memanjat tanki. Lagi-lagi menghirup gas tersebut, pingsan dan kemudian ikutan jatuh. Demikian kejadiannya berulang kali, mengakibatkan 3 pekerja tewas, 3 lagi pingsan dibawa ke rumah sakit.

Mendengar cerita tersebut, saya langsung ikutan berduka untuk keluarganya. Bagaimana nasib anak istri yg ditinggal ayahnya bekerja dilapangan, tanpa tahu kejadian yg menanti di depan. Bagaimana anaknya tanpa kehadiran sang ayah, bagaimana sang istri menghidupi keluarga yg ditinggal.

Maut adalah rahasia Allah, tak seorangpun mampu mengetahui ataupun meramalkannya apalagi menhindarinya. Itu sebuah kepastian sepasti pajak yg harus dibayar. Kapan, dimana, bagaimana, semua rahasia Allah. Yang perlu kita lakukan hanyalah menjaga keselamatan kita dengan safety first, berhati-hati dengan keselamatan terutama ditempat-tempat yg beresiko tinggi.

Maut terkadang bisa datang tiba-tiba, tanpa sakit, tanpa kecelakaan, meninggalkan kesedihan bagi orang-orang disekitarnya. Seperti cerita yg juga baru saya dengar dari seorang teman. Tak seorangpun mampu mencegahnya atau menolaknya.

Untuk semua para ibu diatas, saya hanya mampu berdoa semoga diberi ketabahan, kekuatan, kesehatan, dan rejeki oleh Allah untuk menjaga amanah dari suami, yaitu anak-anak tercinta, amin.

Hikmah semua cerita diatas, adalah :

1) selalu mengutamakan keselamatan ditempat kerja, dijalan maupun dimanapun kita berada. Ingatlah …selalu ada yg menanti dirumah, mengharap kedatangan anda…
2) selalu menjaga dan menyanyangi orang-orang yg kita sayang selagi masih bisa, sebelum semua terlambat.

Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT, diberi kesehatan, dijaga keselamatan, diberi umur panjang untuk menemani, menjaga dan melihat anak-anak kita tumbuh besar hingga mampu menjaga diri mereka sendiri, amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: