Sometimes, Somehow, Somewhere

14 03 2011


Hola Abang & Adek
Ini cerita ttg kalian, ceritanya dimulai dari…pada suatu hari yg mendung…

Anak-anak, semua anak boys & girls, lucu-lucu banged sebenarnya, kl gak berantem, malahan terkadang sdg berantem jg tetap lucu (dg catatan orang tuanya gak sdg dalam kondisi kepala dibebat karena sakit kepala akut hehe).

Abang & Adek contohnya. Gak tahu emang ditakdirkan kakak adek selalu rebutan mainan, buku, kue, yakult, perhatian, bahkan brosur-brosur, pokoknya semua yg bisa direbutin deh. Sometimes, pada suatu waktu, yang satu gak mau kalah dengan yang lain, yang lain gak mau berbagi dgn yang satu, adaaaa aja yg jadi biang keributan bahkan walopun sdh dibeliin seorang satu. Kenapa masih ribut kl masing-masing punya benda yg sama? Bisa karena punya yg satu rusak duluan, habis, hilang, beda warna (pdhal warna kesukaan masing-masing beda, yg satu hijau yg lain pink…hadeuh).

Somehow, entah bagaimana, yang satu dengan sukarela mengalah dengan yang lain. Dengan bijak berbagi dengan yang lain, bahkan sebelum si bunda mengeluarkan suara 7 oktafnya berkhotbah ttg berbagi. Kadang yg satu menemani, menghibur, menjaga yg lain bila yg lain sdg sedih, sakit, atau takut. Bahkan entah bagaimana, ikutan sedih jika yg lain sdg sedih. Pokoknya somehow mereka jd lebih bijak, mau mengalah, berbagi, menjadi sahabat suka duka deh.

Somewhere, pada suatu tempat, bila berjauhan, saling merindukan. Entah karena tidak adanya teman gulat, teman diajak main bersama, rival dibidang rebut merebut, kesepian…yg jelas sih, kl yg satu hilang dari jarak edar pandangan mata, yg lain akan kehilangan. Gundah gulana, bingung sendiri mau ngapain yg jatuhnya jd hilir mudik gak jelas. Bertanya bolak balik kapan abang / adek datang? Berapa lama? Dan pertanyaan sejenisnya.

Itulah dunia anak. Walau sering terdengar teriakan, tangisan karena rebutan & bergulat namun sesaat kemudian sudah tertawa bersama lagi. Berantem & bersahabat, tangis & tawa, suka & duka selalu bersamaan hanya dalam hitungan detik, atau menit.

Hari ini, abang yg baru pulang sekolah jam 3, capek & ngantuk karena td bangun subuh, bahkan sudah baring dikamarnya langsung berlari ke kamar si adek begitu mendengar adeknya yg sedang tidur nangis. Setelah si adek bisa ditenangkannya, distelkan film kartun favoritenya, kemudian ketika akan beranjak ke kamar untuk tidur, adeknya kembali nangis minta ditemani abangnya nonton film kartun. Walau ngantuk & capek, abang tanpa banyak kata langsung duduk disamping adeknya, demi si adek semata wayangnya (utk saat ini, gak tahu nantinya ^_^). Setelah adeknya tenang & sdh mandi, abang yg biasanya gak mau tidur selain dikamarnya sendiri, mengalah membawa bantal gulingnya ke ruang tv utk tidur sambil nemenin si adek nonton kartun. Tinggallah si bunda yg termehek-mehek terharu melihatnya.

Abang & Adek, ingatlah ini selalu jika suatu saat nanti kalian baca ini…ai lop yu pull…muah…muaaaaah.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: