Ke Kebun Tomat

27 02 2011


Hola

Minggu lalu si sulung saya pergi bersama teman-teman sekolahnya ke kebun tomat, ceritanya sih panen tomat. Sebenarnya bukan sekali itu saja dia pergi ke kebun tomat, karena kami -tahu kan kami orang-orang yg suka berkegiatan di alam- pernah jg ngajak anak-anak melihat kebun tomat, kacang panjang, dsb.

Tapi mungkin berbeda rasanya antara pergi bersama teman dg pergi bersama emak babenya, si sulung kayaknya terkesan sekali sama pengalamannya dikebun ini. Hingga suatu hari, setelah menunda beberapa lama ajakan si sulung ke “kebun tomat baru yg lebih bagus”, akhirnya pada suatu ketika kamipun bisa menuruti permintaannya.

Baiklah…berangkat! Urusan navigasi ternyata sisulung yg sept lalu baru genap 5 th bisa diandalkan. Yah maklum, sudah terbiasa diajak emak babenya menyasar sana sini.

Kebun tomat yg dikatakannya letaknya tepi jalan di kilo 15, rupanya letaknya dekat waduk manggar. Tepatnya sih, masuk ke dalam jalan PDAM, terusss aja, sampe nemu hutan-hutan sebelum waduk. Memang sih disitu banyak kebun; ada tomat, kacang panjang, jagung, dll.

Tentunya bukan abang kalo gak sibuk foto-foto (sejak kamera digital diberikan utknya, dia mentahbiskan dirinya sebagai photographer). Bangga banget bisa ngajak emak babenya ketempat baru -pssttt pdhal usia 2 th jg sdh pernah diajak kesinišŸ™‚

Dan kebetulan lagi, tepat dihutan dekat mobil parkir, saya melihat tanaman jarong. Saya gak tahu nama ilmiahnya, la wong nama itu aja saya baru tahu dr suami saya, yg katanya sih bisa sebagai obat tekanan & kolestrol. Yang emang kami cari-cari karena kolestrol suami saya yg njelimet. Bentuknya sih tanaman perdu, ada bunganya berwarna ungu. Lebih jelasnya liat aja di foto, tuh keliatan si ayah sdg cabut tanamannya.

Setelah puas foto kebun tomat, navigator menunjukkan jalan ke waduk manggar, yg kala itu gerbangnya terbuka. Dulu sih ketika 3th yg lalu kesini, gak boleh masuk. Kata si sulung sih, skrg sudah boleh masuk kok, karena habis dr kebun tomat abang diajak jalan-jalan kesini…githcu katanya saya kutip persis lengkap sampe titik komanyašŸ™‚

Jadi…masuklah kami, foto-foto. Gak berapa lama disamperin orang, dia cuman bertanya dari mana? Ketika dijawab dr Balikpapan, sdh…tak ada percakapan lebih lanjut. Tapi begitu hendak pulang, keluar gerbang…gerbang yg semula terbuka tiba-tiba ditutup hendak dikunci persis depan kami, kemudian dibuka kembali, entah apa maksudnya.

Pengalaman aneh tadi, tidak menghalangi kami foto-foto lagi. Sayangnya dg sangat menyesal, foto-foto tersebut tidak bisa di perlihatkan, karena sebagian foto-foto hutan yg keren & waduknya malah terhapus oleh si bungsu. Jarinya terlalu lincah bergerak di screen & anak digital jaman skrg lebih gape teknology timbang saya produk manual hehehe.

Yah sekalian saya jelaskan alasan kenapa komposisi foto di blog saya skrg ini berbeda dr tradisi saya yg lebih suka upload foto dlm format galery, alias kecil-kecil dibawah judul. Karena alasan kepraktisan, bisa foto langsung upload di internet, saya skrg pake kamera henpon,jarang pake kamera yg harus mindah-mindahin data foto dl sebelum bs diupload. Itu sebabnya foto-fotonya mungkin agak burem, komposisinya jg standard lurus kebawah, karena tdk bisa ngatur-ngatur letak foto. Sedihnya lagi, gampang terhapus oleh jari-jari mungil walo belum sempat di backup ke tempat lain.

Dan hanya inilah foto ini yg berhasil terselamatkanšŸ˜„


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: