Peternakan Lebah

30 01 2011


Halo I’m back ^_^
Hihihi emg siapa jg yg merindukan tulisan-tulisan saya yg gak penting🙂 Saya senang bisa sehat lagi, bisa wara wiri, jalan-jalan bersama dua krucil dan driver kesayangan hehehe.

Setelah skt yg cukup lama, tidak boleh wara wiri sono mari, akhirnya setelah sebulan saya berani lg jalan-jalan, yippie… Sehat itu segalanya deh, percayalah !

Selama skt, saya baru menyadari betapa pentingnya kesehatan. Saya hrs mulai menperhatikan asupan makanan yg masuk. Selama ini, saya makan apa yg enak dan pengen menurut saya, bukan apa yg dibutuhkan oleh tubuh. Saya jg orang yg lebih suka jajan sono mari alias malas masak, pdhal seperti kata-kata ahli kuliner yg dipake sepanjang jaman bahwa masak lebih sehat ada benarnya.

Jd untuk saat ini, saya mengalami kesadaran menjaga kesehatan, walo tdk menjamin utk insaf selamanya, siapa tahu ntar lupa lg hahaha🙂 (sebuah niat yg tdk kokoh hehe).

Nah karena itulah saya mulai masak, mulai nyari resep, mulai belajar mengenal yg mana yg namanya kencur, laos, jahe dsb yg bentuknya kok mirip semua. Saya mulai mewajibkan seluruh anggota team advanture minum madu utk menjaga stamina.

Berhubung harga madu di mall mahal, ukurannya jg mini wini, sdgkan si sulung kl minum madu sdh kyk obat atau malah permen, jd utk menghemat perlu dibeli madu asli ukuran besaaaar. Nah, dimana lagi nyari madu asli ukuran besar kl gak langsung dr peternakan lebah, tul kan?

Jd setelah paginya si sulung test masuk SD, siangnya saatnya jalan-jalan berburu madu. Sabtu siang pun buung berjalan menuju jl. Mulawarman. Di daerah bernama teritip, tdk jauh dari pantai Ambalat, kami pun berbelok ke arah kiri tempat peternakan lebah berada.

Setibanya disana, kami bertemu dg pemilik peternakan lebah yg friendly & welcome. Disana kami diberi penjelasan bahwa madu yg dihasilkan lebah disana berasal dr sari bunga putri malu dan bunga karet yg banyak terdapat dihutan sekitar situ. Itu sebabnya madunya berwarna lebih gelap dr madu yg kami beli di mall, rasanya jg agak lbh asam. Bila musim pohon durian atau lai berbunga, lebah jg mengisap saripati bunga kedua buah tersebut.

Dari penjelasan yg diberikan saya jg jd tahu bahwa madu asli justru disemutin, tdk seperti yg saya tahu selama ini bahwa madu tdk disemutin. Saya melihat sendiri sarang-sarang lebah yg bermadu justru banyak semut batu (semut kecil2 berwarna hitam). Dan yg paling penting, boleh foto-foto ama lebahnya…hehehe maklum kami kan orang yg suka mengabadikan segala hal ^_^

Dan begitulah, akhirnya kami mendapat madu yg diinginkan, madu asli fresh from the bee ukuran besar. Namun sayangnya, saat melaju menuju pantai, botol madu yg terbuat dr kaca pecah dijalan hiks…hiks…T T Lain kali kami kan kembali jika sdh musim durian & lai, siapa tahu madunya berasa durian kan lumayan hehehe.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: