MANCING MANIA – Liburan Asik Selama Mudik ( Part 5 )

13 09 2010


Halo bang… Masih bersama bunda🙂

Lebaran sudah, maaf-maafan sudah, terima angpao sudah, makan bersama sudah juga. Apalagi yg kurang ya bang? Mancing…

Dalam sebuah kunjungan silaturahmi ke rumah bang Deyif disuatu sore, ngobrol ngorol ngidul, sampailah kita pada topik mancing. Bunda lupa juga apa awalnya yg nyebabin kita malah ngobrolin mancing. Abang pun kemudian diajak om kumis mancing keesokan harinya bersama bang Deyif. Dibuatlah janji, jam 9 esok pagi dijemput. Dan karena ayah esok masuk kerja, jd rencananya abang, bang deyif dan om kumis aja yg pergi mancing.

Esoknya pagi-pagi jam 7 abang sdh bangun. Setelah mandi, pake baju dan sarapan, abang nungguin jemputan om kumis. Awalnya abang bilang mau pergi sendiri, eh menjelang jam 9, abang tiba-tiba minta temenin bunda.

Saat dijemput, ternyata kata tante lilik, om kumis kecil juga ntar menyusul ikutan mancing, wah seru nih rame jadinya. Mungkin karena rame-rame mau mancing dan makan-makan alias piknik, mungkin karena abang dan adek -cucu cucu tersayang- ikut, uci kai berniat menyusul agak siangan. Setelah itu muncul lagi telp konfirmasi ikutan bergabung dari keluarga ayu aliya… Tampaknya kali ini jd acara mancing dan piknik bersama nih.

Lucu juga ya bang, selama ini kita sering baca di surat kabar, atau nonton di tv berita ttg tempat-tempat wisata yg dipenuhi pengunjung kala libur lebaran. Tidak pernah terpikir untuk kita ikut-ikutan dalam keramaian seperti itu, apa serunya berjejal-jejalan, macet-macetan, ditempat wisata seolah tidak ada hari lain aja untuk mengunjunginya. Tapi kali ini, itulah yg kita alami kemarin.

Awalnya tdk terpikir oleh bunda bahwa ada pemancingan di kebun raya unmul samarinda (KRUS), juga tidak terpikir akan seramai itu. Karena kita berangkat masih pagi, jam 9, keramean tidak terlalu terlihat walau sudah menunjukkan gelagatnya, motor yg menggerung-gerung ramai disekitar hyundainya om kumis, beberapa pick up yg bak belakangnya dipenuhi oleh manusia bukan barang tampak menuju KRUS juga, pintu masuk yg diputar arah menambah keyakinan akan keramaian yg akan terjadi.

Tanpa banyak hambatan, kita dapat tempat parkir dan mulai diajak keliling oleh keluarga om kumis melihat hewan-hewan yg ada, owa-owa, orang utan, elang, kuda, dsb. Disitu sudah mulai terlihat kepadatan pengunjung, kebun raya pun sudah layaknya pasar malam yg kesiangan, berbagai dagangan dan lapak dadakan digelar, motor, mobil, dan manusia bercampur-campur di terik matahari yg menyengat. Ampun deh…

Setelah puas melihat hewan, saatnya mancing. Setelah janjian ketemu dengan om kumis kecil disuatu tempat, kita pun menuju lokasi pemancingan. Om kumis besar, om kumis kecil, bang deyif, nanda, dan abang kemudian mancing. Bahkan pemancingan pun ramai diserbu orang yg tampaknya haus hiburan. Abang dapat satu, bang deyif satu, kak nanda satu, om kumis kecil dpt banyak. Namun tiba-tiba hujan turun deras…

Sementara itu uci telp, baru bisa masuk setelah antri panjang dipintu masuk. Akhirnya semua kembali ke mobil, kai yg baru datang langsung memindahkan parkir kederetan mobil om kumis, mobil om kumis kecil disebelah mobil kai. Karena hujan masih terus turun, bagasi mobil kai dibuka jd tempat makan dadakan.

Demikianlah akhirnya, ditengah hujan yg terus turun, kita benar-benar piknik bersama, makan rame- rame dibagasi mobil sambil tergelak oleh tawa menertawakan kekonyolan, menertawakan rencana yg tanpa rencana, tentang pengikut-pengikut abang. Bukankah acara piknik bersama ini terselenggara awalnya hanya acara mancing abang, kemudian makin bertambah pesertanya / pengikutnya sampai akhirnya keluarga besar ngumpul semua di KRUS, terjebak hujan. Hampir sebagian peserta tergoda iman ikutan karena berpikiran tempat mancingnya sepi, bisa untuk piknik-piknik tanpa menyangka realitas yg ada bertolak belakang dari bayangan, tempat mancingnya ternyata penuh nuh nuh dan macet hehe.

Saat semua sdh selesai makan, baru keluarga ayu aliya datang karena terjebak macet di pintu masuk. Setelah berhaha hihi, lanjut atau pulang nih? Pulang aja deh, nanti malam kan ada acara lagi dirumah om ben.

Pulangnya kita ikutan mobil kai. Baru saat pulang kita benar-benar sadar, ternyata kita seperti orang-orang di tv yg bermacet-macetan di tempat wisata. Jarak rumah uci ke KRUS hanya sekitar 10km, tapi kita terjebak macet selama 2jam… Hahaha…konyol beneur. Belum lagi ternyata jalan banjir, benar-benar acara liburan bersama yg mengesankan.

Kita sih masih mending yah bang, masih sempat jalan-jalan di KRUS,masih sempat mancing, perginya juga gak macet. Yg kasian kan uci kai, dan keluarga ayu aliya yg sdh terjebak macet berjam-jam saat berangkat eh baru sampe di KRUS disambut hujan pula, akhirnya hanya bisa bengong dimobil, begitu pulang terkena macet dan banjir pula…hhehe.

Pulangnya, selain macet, banjir pula menghadang. kasian om kumis besar dan om kumis kecil, mobil mereka yg ceper-ceper menyebabkan mereka mau tdk mau harus nunggu air banjir surut dulu baru bisa pulang.

Malamnya dirumah om ben semua tampak lelah, merasa konyol, menertawakan pengalaman hari ini walau tetap hepi krn sudah seru-seruan berlibur bersama, hujan-hujanan bareng dan terjebak macet serta banjir di hari ke 3 lebaran. Met lebaran semua, sampe jumpa tahun depan.


Actions

Information

One response

13 09 2010
hadi

top markotoppp…. tapi ayah ngak bisa ikut lantaran harus kerjaa jadi pengen mancing nihhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: