Menikmati Sore di Pantai Monpera

29 01 2010

Suatu sore yang sendu, tidak panas…tidak juga mendung, cuma kelabu dan agak dingin. Kami pun berjalan-jalan sore, seperti lagu yang dulu sempat ngetop…JJS, jalan-jalan sore…hihihi, ketahuan tuanya🙂 Saat keliling-keliling itu, hati saya pun tergerak untuk mengabadikan sebuah taman yang letaknya ditepi pantai, depan sebuah markas tentara. Saya memang sedang bertekad menjadikan blog saya sebagai pusat informasi terlengkap seputar wisata di Kalimantan Timur, itu sebabnya belakangan ini saya getol sekali hunting foto-foto lokasi wisata, yang walaupun sangat sering saya lihat dan terletak di pusat kota, pokoknya kalo merupakan icon wisata…harus masuk blog saya…sebuah proyek ambisius seorang ibu rumah tangga…hehehe.

Kembali ke cerita, setelah parkir mobil, kami pun ke taman tersebut. Kebetulan di tempat tersebut sedang ada pasar malam keliling, dengan segala jenis permainannya yang saya sendiri kurang begitu tahu apa nama jenis permainan-permainan tersebut. Dan yang mengejutkan saya, ya ampyuunnn…busyet, ramai banget tempat tersebut. Banyak keluarga-keluarga yang sedang piknik ditaman dengan menggelar tikar dan makan lesehan. Tampaknya liburan akhir tahun dimanfaatkan benar oleh warga Balikpapan untuk piknik bareng keluarga, dan tempat terdekat yaaa Pantai Polda ini, yang letaknya memang ditengah kota. Dan walaupun kami sudah hampir dua tahun di Balikpapan, serta sering melalui tempat tersebut, namun baru kali itu saya benar-benar menyadari bahwa pantai ini ternyata tempat wisata juga bagi sebagian orang.

Tempat ini biasanya cenderung sepi, dan terkadang hanya terlihat pasangan-pasangan kasmaran yang sedang memadu kasih yang menikmati tempat ini. Walaupun sebenarnya tempat ini memang bagus sebagai lokasi wisata, karena aksesnya yang mudah, terletak ditengah kota, ada sebuah monument yang berdiri diwilayah ini, letaknya ditepi pantai dan memiliki taman yang cukup luas serta beberapa rumah makan. Saya jarang sekali ke tempat ini, hanya lewat depannya saja. Namun biasanya tempat ini rapi dan cukup bersih, ya mungkin karena jarang ada pengunjung tempat ini. Tapi ketika kami menikmati sore di tempat ini, di penghujung tahun lalu, saya melihat selain ramai, tempat ini pun penuh dengan sampah. Mungkin karena jarangnya ada tempat sampah ditempat ini, sementara pengunjung membludak dengan membawa bekal ataupun memakan makanan yang dijajakan oleh pedagang-pedagang yang mendadak memenuhi tempat ini. Inilah salah satu fenomena khas masyarakat kita, kurangnya kesadaran akan sampah. Tempat-tempat yang penuh dengan sisa-sisa makanan kemasan tentu mengurangi keindahan sebuah tempat.

Bagaimanapun, sore itu kami cukup menikmati keramaian yang ada. Beberapa anak terlihat asyik berenang di pantai, sementara orang tuanya asyik bercengkrama bersama keluarga di taman-taman yang ada. Beberapa orang terlihat sedang olahraga air, jet ski. Sebagian pengunjung menikmati pula berbagai permainan di pasar malam. Demikianlah, suatu sore penghujung tahun di Pantai Kemala.

Memandang laut…tidak sadar ada fotographer yang mengabadikannya..hehe

akhirnya sadar juga🙂

Pasar malam

sebuah tugu…entah apa namanya,maklum pendatang…

Pemandangan suatu sore di akhir tahun

Keramaian

Gulali…yummy…

Patung burung Enggang…khas kalimantan


Actions

Information

6 responses

3 02 2010
Lomar Dasika

Foto nomor 3 : The Eye Of Balikpapan😀

Pantainya bagus Jeung, rapih dan bersih gitu keliatannya. pasirnya kuning krem gt kali yah? ini datangnya pas lagi mendung2 gimana gt yach? hehehe…patungnya tuh Patung Dayak kali yach? kan ada tameng dayak dan atribut mandau dan sebagainya tuh.

3 02 2010
advanture

Foto terakhir tu yg khas kaltim,burung enggang…hampir di tiap ukiran dayak ada ukiran burung ini. Kalo pasar malam mah,dimana2 jg ada…kl di jkt di pelosok kali ye hehe…ini pas menjelang magrib gt deh mar,jdnya ya gt deh hasil fotonya🙂

3 02 2010
Lomar Dasika

kalau bahasa Dayak Ot Danum atau Dayak Ngaju, Burung ini namanya Tingang. Entah deh kalau Dayak Kenyah dan Dayak Penajam sebutannya ini juga bukan? hehe…soalnya ada Hotel Dandang Tingang di Palangkaraya yang artinya Kandang burung. hehe…

di Kebayoran Lama, deket tempat kutinggal, suka ada pasar malam juga loch…hehehe…pokoknya ada tempat lebar dan lapang dech. saya suka kagum deh sama bapak2 yang membawa pasar malam ini. mereka jago yah membangun ferris wheel “kincir” dan carrousel “komidi putar” dimana pun mereka singgah. keren!😀

3 02 2010
advanture

Kalo disini disebut burung enggang,mascotnya kaltim deh…ato mascotnya dayak ya???? Kalo disini yg berbau hiburan minim,jd nya pasar malam salah satu alternative hiburan drpd gak ada hehe…iya,mereka emg mengagumkan. Kdg2 kan pake tenaga manusia jg tu buat muternya, Aku suka bgt memperhatikannya. Salut deh…:)

4 02 2010
Lomar Dasika

mungkin kali yach Bu…semua Dayak menjadikan Rangkong sebagai maskotnya😀 hehe…soalnya lambangnya ada dimana-mana sih di seantero Kalimantan. waduh, kalau yang muternya pake tenaga manusia malah belum lihat. biasanya pake diesel gt kalo ga salah😀

4 02 2010
advanture

@ lomar : Iya,u’re right kyknya… Hampir semua ukiran dayak ada burung itu. Ada kok,Aku sering bgt tu perhatiin…tp bukan yg difoto itu,jenis lain lg,gak tahu Namanya mirip corousel tp turun naik gt sambil muter. Tenaga penggeraknya 5-6 pemuda gt deh…Aku sndr gak pernah nyoba,cuma senang mengamati aja sambil berpikir…
@ deka : Waduh mas deka kyknya bkn backpacker nih,kalo gak berani naik kendaraan umum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: