Camping di Tanjung Harapan – Samboja

25 05 2009

Kukuruyuk….wah sudah pagi. cihuy…ayah libur…

Enaknya hari ini kemana yah? emmm..gimana kalo kita coba tenda baru yg tadi malam baru dibeli di ace hardware? enaknya di uji coba dimana ya?..kayaknya tanjung harapan bagus juga sebagai tempat uji coba tenda baru. setelah persiapan sana sini (persiapan dot2 dan perlengkapan perang anak2) berangkatlah kami ke tanjung harapan di samboja.

Tanjung Harapan (hennypidia) adalah sebuah pantai yg terletak di Samboja, kurang lebih 35 km (kalo gak salah loh, soalnya gak bawa meteran sih) dari Balikpapan menuju ke arah Samarinda. Bisa dilalui melalui arah manggar atau juga jalan poros Balikpapan-Samarinda. Walau pantai ini dekat dengan Balikpapan, sebenarnya pantai ini termasuk dalam wilayah Samboja yang merupakan bagian dari kabupaten Kutai Kartanegara. Pantai ini berbeda dgn pantai-pantai yg tersebar di Balikpapan, lebih sepi dan juga dikelilingi hutan pinus yang woow…keren…menurut saya sih. Soalnya saya org hutan (nah loh!), maksudnya, saya suka hutan…asal…ada syaratnya nih, asal hutannya aman tidak ada binatang buas dan terutama sekali tidak ada ular…hiiy. Kalo diterkam harimau sih mending, begitu diterkam lgsg terbang kealam lain, lah kalo ular? killing me softly …lebih menyakitkan…loh kok malah membahas animal planet.

Kembali lagi ke cerita, anak saya yg pertama suka ke pantai ini, karena ya itu tadi alasannya…lebih sepi, dan yg lebih penting banyak kerangnya dibanding misalnya pantai manggar atau lamaru (balikpapan, reds). Dia suka mengumpulkan kerang  ( atau lebih tepatnya, memerintahkan ayahnya mengambil kerang yg ditunjuknya, yg pantas diambil ..hehehe) untuk dibawa pulang sebagai penghias taman di rumah. Mumpung suami saya yg mempunyai tai lalat di kaki kiri – yg entah karena jodoh atau kebetulan sama dgn punya saya yg kaki kirinya juga berhias tai lalat. Tai lalat dikaki, menurut hasil terawang dari berbagai horoskop dan primbon katanya (katanya sih..) doyan berpetualang – sdg off 2 mgg. Saya pun memanfaatkannya dgn maksimal sbg supir keluarga yg mengantar saya dan anak-anak berpetualang. Untungnya suami saya juga seorg petualang, kloplah sdh. Sehingga saat saya mengajaknya ke tanjung harapan, dia lgsg setuju..tanpa melalui proses vote dulu.

Karena semua sdh siap, kami pun berangkat menuju tempat yg cocok utk uji kelayakan tenda baru. Begitu sampai di tanjung harapan, kami pun siap-siap mendirikan tenda. Setelah tebar sana sini, dan baca buku petunjuk selama beberapa saat…finally tenda pun berdiri…horey…ayo foto2 dulu…

PO20090517_0014

Saat berangkat dari rumah, cuaca sangat mendukung..panas. Namun begitu sampai di tanjung harapan, cuaca berubah drastis dan dramatis, mendung disertai gerimis  plus visual effect…petir…gluduk…gluduk…byar…saya sangat suka petualangan (mungkin efek dari masa kecil yg suka baca 5 sekawan,dsb ya..), tapi punya banyak syarat. Salah satu syaratnya…boleh hujan asal jangan ada petir…saya takyuut petir. Begitu ada petir, dada berdebar-debar -seperti org jatuh cinta, yg begitu melihat seseorg yg disukainya dada berdebar-debar gimana gitu-. Bedanya petir efeknya lebih parah, bisa bikin jantung copot..hehehe terlalu hiperbola ya…tapi saya emg takut bgt sama petir.

Itu sebabnya ketika hujan benar-benar turun disertai dgn petir, saya lgsg lari menyelamatkan diri kedalam mobil. Seingat saya, mobil sama dgn halnya pesawat cukup aman dari petir, karena di kelilingi oleh logam, hukum faraday ( kalo gak salah ingat sih, karena kadang2 ingatan saya bercampur dgn ke sok tahuan saya). Saya yg mengajak anak-anak ke dalam mobil, membuat suami saya dgn berat hati (ditengah hujan) membongkar tenda sambil sedikit ngedumel, si bunda ngajak petualangan mahal lari….

Setelah membenahi tenda, terjadi percakapan kecil di mobil. Ayah : “kita pulang ?”  Alvaro (anak pertama, 3thn) : “ke hotel aja yah”. si sulung ini emg demen bgt tidur dihotel, dan sebagai informasi tambahan bagi yg berminat berlibur ke tanjung harapan, didekat tanjung harapan ada sebuah resort yg namanya senipah resort. Tarifnya sih cukup terjangkau, untuk yg standard sekitar 550rb/malam. Ayah : “ke hotelkah bunda?  eh besok kita ke banjar yuk”. Bunda: “hayuuu..kalo gitu skrg kita pulang aja buat persiapan ke banjar”. all said : “ok”. Dan demikianlah akhirnya petualangan camping uji kelayakan tenda baru, yg terbukti cukup handal dalam segala situasi. See  you on the next advanture


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: