Ayam Bakar Madu

20120106-041149.jpg

Ayam yg paling saya suka ya yg sudah jd ayam bakar madu hehe. Rasanya manis karena ada madunya. Dan karena tukang sayur langganan maksa saya beli ayam, juga karena si bungsu penggemar ayam, jadilah saya bereksperimen membuat ayam bakar madu.

Pertama-tama ayamnya saya rebus dulu (ungkep) dengan bumbu ungkep yg banyak dijual di swalayan. Ini supaya aman aja, siapa tahu pas membakar nanti belum matang sampe ke dalam aka mentah…yaiksss membayangkannya aja males.

Setelah itu baru ayam yg sudah matang dikasih bumbu-bumbuan ala saya. Terdiri dari 3 butir bawang merah & putih yg di blender halus, campur madu sebanyak-banyaknya (kalo saya sih kurang lebih 1 gelas untuk 1 ekor ayam), kecap satu sendok serta minyak satu sendok. Lumuri ke ayam sambil ayamnya ditusuk-tusuk. Diamkan aja selama-lamanya, minimal 1 jam deh. Terus di panggang deh aka di bakar.

Agar tambah manis, olesin lagi madu & bumbu-bumbu yg ada selama proses pemanggangan. Tadaaa…siap disantap selagi hangat. Walau masih eksperimen, rasanya mantap loh. Kalo meniru ucapan si bungsu sih, akan ehat aci tintar…antap! (terjemahan : makan sehat pasti pintar, mantap). Kalo si sulung sih gak muji, cuman nambah makannya (jarang-jarang loh dia makan nambah). Sedangkan menghadapi si ayah, saya agak dilema. Dimasakin yg enak, dia nambah mulu padahal diharuskan diet Selamat mencoba, semoga suka :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 599 other followers

%d bloggers like this: